Sumedang

Pasar Tumpah Perparah Kemacetan Jelang Nataru

SUMEDANG – Pasar tumpah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal setiap hari Minggu di Jalan Raya Bandung-Garut tepatnya di sekitar kawasan industri Dwipapuri (Jarum Super) menambah kemacetan panjang karena jalan tersebut dilintasi kendaraan yang jelang Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru) menuju Nagreg.

Ratusan pedagang tumpah ke bahu jalan tersebut banyak di keluhkan para pengendara yang melintas terutama saat liburan panjang seperti saat ini.

Panit 1 Lantas Polsek Cimanggung IPDA Z.U Mamonto mengatakan kepadatan arus lalulintas di depan kawasan Industri Dwi Papuri itu lebih disebabkan adanya pasar tumpah.

Meski demikian, kata Mamonto kemacetan terjadi sifatnya hanya pola waktu saja. “Itu terjadi rutin setiap hari Minggu saja karena sekitar jalan itu ada pasar tumpah,” terang Mamonto.

Kemacetan itu terjadi setiap hari Minggu saja di mulai Jam 05.00 hingga pukul 10.30.Wib. Dampak lalin macet sehingga ekor kendaraan sampai putaran pertama hijau Rancaekek menuju Nagreg.

Selain itu juga adanya Libur Panjang menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Kepadatan yg di maksud adalah kepadatan jika sudah lebih 15 menit akan menyebabkan kemacetan.

“Kemacetan lebih dari 30 menit menyebabkan stag tidak bisa bergerak. Untuk itu petugas terus bersiaga di lokasi sepanjang jalur untuk mengurai kemacetan,” tuturnya. [ek/fit]

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version