Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Senin, 6 April 2020 - 02:05 WIB

Bantuan Pemprov Rp500 Ribu, Diperuntukan untuk Satu Juta Kepala Keluarga Se-Jawa Barat

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Bandung H. Marlan

ASISTEN PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN (EKBANG) KABUPATEN BANDUNG H. MARLAN ASISTEN PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN (EKBANG) KABUPATEN BANDUNG H. MARLAN: Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Bandung H. Marlan


SUMEDANG.ONLINE, SOREANG – Bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp500 ribu. Dari jumlah tersebut dua pertiganya berupa barang kebutuhan pokok dan sisanya uang tuna tunai. Ternyata menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Bandung H. Marlan, hanya diperuntukkan bagi satu juta kepala keluarga se Jabar.

”Kalau bantuan tersebut tidak secara merata didistribusikan, malah akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Makanya, kita melakukan verifikasi dan validasi data seakurat mungkin. Agar warga misbar dan mereka yang memang layak dibantu ini bisa menerima. Jangan sampai ada warga yang terima double, dan yang lain malah tidak menerima,” kata Marlan saat di konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp seperti dilansir LirikNews (Group SUMEDANG ONLINE), Ahad, 5 April 2020.

Baca Juga  Ridwan Kamil Disuntik Dosis Pertama sebagai Relawan Uji Klinis Vaksin COVID-19

Marlan pun mengungkapkan, pengumpulan data dari pemerintah kecamatan dan desa, akan dilakukan jajaran pusat kesejahteraan sosial (Puskesos) yang sudah terbentuk di masing-masing desa. Sementara Dinsos akan melakukan verifikasi dan validasi, untuk kemudian disampaikan ke Pemprov Jabar.

“Kami nanti lihat kuota bantuan untuk Kabupaten Bandung dari Jabar seperti apa. Sedangkan sisanya nanti akan kami handle dari realokasi APBD, sesuai instruksi pemerintah pusat bagi masyarakat yang ekonominya terdampak covid-19,” katanya.

Dia juga menjelaskan, dampak sosial ekonomi akibat wabah covid-19, memang sangat terasa beberapa minggu ke belakang. Namun demikian ia tetap mengimbau, agar masyarakat dapat bersabar dan tetap mengikuti imbauan pemerintah untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Baca Juga  Perhatikan Nasib Honorer K2, Bupati Sumedang Ngaku Sudah Berkirim Surat ke Menpan RB

Sejak Kabupaten Bandung menyatakan status keadaan tertentu darurat bencana wabah covid-19, lanjutnya, aparat kewilayahan dan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah diinstruksikan untuk menghentikan semua kegiatan yang berpotensi adanya kerumunan massa.

“Kami akan terus berkoordinasi, bila memang masih ada masyarakat yang berkerumun, baik itu pasar kaget, pasar tumpah atau kerumunan apapun, kami minta agar ditertibkan,” pungkasnya. (zes/LirikNews)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

OLAHRAGA

Kadisbudparpora Sumedang: Dony Akan Lepas Peserta Jelajah Sepeda Nusantara
Bupati Sumedang Dr H Dony Ahmad Munir memimpin Rapat Koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, yang dihadiri DPRD Kabupaten Sumedang, Dishub, Kantor Kesbangpol dan Kepala Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah di Gedung Negara Sumedang, Kamis 24 September 2020.

Pilihan Redaksi

Pilkades Serentak Digelar 16 Desember 2020, TPS Dua Kali Lipat

BISNIS

Ini Bisnis dan Profesi Prospektif di Era AKB

Pilihan Redaksi

Dukung Mubyar Melangkah di Audisi StandUp Academy

Pilihan Redaksi

Jangan hanya tanam, Awel: perlu ada regulasi jelas
Petugas gabungan sedang menggelar operasi pengawasan dan penegakan disiplin prokes COVID-19 di Desa Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Kamis (17/12/2020).

Pilihan Redaksi

Banyak Pelanggar Prokes, Hari Ini Satpol PP Sumedang Kumpulkan Denda Total Rp915 Ribu
Drs. Andri Indra Widianto selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Setda Sumedang menyebutkan keputusan penggagalan tender terpaksa dilakukan pihaknya. Hal itu lantaran, semua peserta yang mengikuti tender proyek dinilai tak ada yang memenuhi syarat sebagaimana yang telah diatur dalam Permen PUPR No. 14 Tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi.

Pilihan Redaksi

Luar Biasa Puluhan Tender Gagal Lelang, Gapensi Sumedang: Fenomena Langka

Nasional

Menerima IPEMI, Menpora Apresiasi Pengembangan Usaha di Kalangan Muslimah