Home / Nasional

Selasa, 14 April 2020 - 00:14 WIB

MPR Pahami Antisipasi Defisit Anggaran Lima Persen

Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam konferensi pers sebagai dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta, Senin (13/4).

WAKIL KETUA MPR RI ZULKIFLI HASAN DALAM KONFERENSI PERS SEBAGAI DUKUNGAN KEPADA GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 DI GRAHA BNPB DI JAKARTA, SENIN (13/4). WAKIL KETUA MPR RI ZULKIFLI HASAN DALAM KONFERENSI PERS SEBAGAI DUKUNGAN KEPADA GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 DI GRAHA BNPB DI JAKARTA, SENIN (13/4).: Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam konferensi pers sebagai dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta, Senin (13/4).


SUMEDANG.ONLINE, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memahami jika pemerintah melakukan antisipasi dengan mengantisipasi defisit anggaran pada tahun 2020 menjadi 5,07 persen seiring mitigasi wabah COVID-19 yang memerlukan banyak pendanaan.

“Kami mendukung defisit anggaran dari tiga persen melalui Perppu menjadi lima persen lebih. Kami dukung,” kata Zulhas dalam konferensi pers sebagai dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta, Senin, 13 April 2020.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk mengantisipasi peningkatan defisit anggaran di 2020 menjadi 5,07 persen.

Baca Juga  Hari Koperasi, Tiga Tokoh Garut Terima Penghargaan Menkop

Menurut Zukhas, dalam menanggulangi bencana nonalam COVID-19 memerlukan langkah cepat salah satunya melalui Perppu tersebut. Selain itu, sudah dilakukan relokasi anggaran merespon COVID-19.

“Ada anggaran pembangunan desa, anggaran masing-masing kementerian yang tidak pokok,” kata dia.

Sementara di MPR, dia mengatakan sudah ada pemangkasan sekitar Rp36 miliar untuk menanggulangi COVID-19.

“Relokasi itu disegerakan untuk masyarakat yang sangat membutuhkan, yang terdampak PHK, di rumah tidak bekerja, agar bantuan segera mereka terima dari relokasi,” katanya.

Baca Juga  Pembatalan Keberangkatan Haji, Kemenag: Arab Saudi Belum Buka Akses Layanan

Zulhas mengatakan antisipasi defisit dari tiga persen ke lima persen merupakan cadangan terakhir jika COVID-19 terus meluas.

Wakil Ketua MPR juga mengingatkan setiap pemangku kepentingan untuk selalu menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan cadangan pangan yang cukup tentu tantangan di depatn diatasi dengan baik, termasuk karena COVID-19.

“Seberat apapun seluruh Indonesia akan kita atasi ini. Yang kita khawatirkan cadangan pangan kita. Maka kami imbau pemerintah stok pangan betul-betul harus mendapat perhatian dan imbau agar semua kita di daerah optimalkan lahan kita yang dianugerahkan Allah SWT,” paparnya. *JULI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

Aher, luncurkan buku profil Jawa Barat: Tanah Legenda

Nasional

Rancangan Permendes Prioritas DD Tahun 2020 Dikebut

Nasional

Waspada, sejumlah wilayah di Jawa Barat rawan banjir dan longsor

Nasional

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Kekuatan Ekonomi Baru Jabar di 2021

Nasional

Kemenpora MoU Dengan Kementerian Lain untuk Dukung Program Desa Migran Produktif
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi Presiden RI Joko Widodo meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/2/2021).

Nasional

Kang Emil Dampingi Jokowi Tinjau Perbaikan Tanggul Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi

Nasional

Menteri PANRB Ingatkan Aparatur Negara, Besok Masuk Kerja
pemerintah-resmi-melarang-perayaan-tahun-baru-2020

Nasional

Pemerintah Resmi Melarang Perayaan Tahun Baru 2020