SUMEDANG, SO — Untuk menghindari agar stoom walls tidak turun lagi ke bawah (ngagorolong), puluhan warga secara berjibaku menahan alat berat tersebut dengan tambang. Sebagian diantaranya ada yang menahan ban stoom dengan balok kayu. Kejadian tersebut terjadi saat pengaspalan jalan ruas Jalan Cikondang-Kareumbi. Senin, 13 Juli 2020.
“Mulai di stoom tèh ti Lingkungan Banceuy sampai ka handap, lantaran jalan na mudun jadi sambil ditarik ku tali ku warga bisi stoom na ngageuleyeung ka handap,” ujar Prama Prameswara selaku Kepala Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan pada SUMEDANGONLINE. Senin, 13 Juli 2020.
Lebih lanjut dia menyebutkan jalan status jalan tersebut milik Kabupaten Sumedang. “Masuk Jalan Kabupaten sepanjang 1,5 kilometer. Mulai dikerjakan mulai dari Cikondang sampai ke Banceuy, tapi mulainnya dari Banceuy. Kegiatan tadi merupakan penambalan jalan, tapi menggunakan aspal, misalkan jalan yang rusaknya parah itu diratakan lagi,” jelas dia.
Disinggung masalah anggaran, Prama menyebutkan hal itu merupakan swadaya murni dari masyarakat yang menginginkan jalannya mulus. “Bukan tidak ada dari pemerintah, awalnya itu memang kita bikin pengajuan terus kan sedang Covid. Terus warga masyarakat berpikir, kenapa tidak, kita perbaiki saja secara gotong royong dengan masyarakat. Itu muncul ide dari ketua Panitia Bapak Ojar, mereka yang mengumpulkan dana,” ungkap dia.
Karena itu sebut dia, sebagai pemerintahan kelurahan pihaknya memberikan apresiasi terhadap warganya. “Sangat mengapresiasi, karena tidak memikirkan apakah itu jalan kabupaten atau desa lah. Mereka mau bergotong royong, mau mengumpulkan uang apalagi dengan kondisi pandemi seperti ini. Bangga lah,” demikian Prama.
Dihubungi secara terpisah R. Sony Nurgahara selaku Pelaksana Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumedang membenarkan jika saat ini di pihaknya tidak ada pos kegiatan untuk penanganan ruas Jalan Cikondang-Kareumbi. Meski demikian pihaknya telah mengusulkan adanya penanganan sebesar Rp4 Miliar untuk tahun anggaran 2021 dari Bantuan Provinsi Jawa Barat.
“Tahun sekarang tidak ada kegiatan penanganan ruas Jalan Cikondang-Kareumbi, tapi sudah diusulkan penanganannya sebesar Rp4 Miliar ke Banprov 2021,” demikian R. Sony Nurgahara . ***

