Home / PENDIDIKAN / SUMEDANG

Senin, 5 Oktober 2020 - 16:02 WIB

Masih PJJ, Dua Minggu Sekali Siswa SMPN 2 Tanjungkerta Setor Tugas Fisik ke Guru

Salah sorang guru SMPN 2 Tanjungkera tengah memeriksa tugas yang disetor siswa dalam dua minggu sekali di sebuah kertas, Senin 5 Oktober 2020.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE PERIKSA TUGAS: Salah sorang guru SMPN 2 Tanjungkera tengah memeriksa tugas yang disetor siswa dalam dua minggu sekali di sebuah kertas, Senin 5 Oktober 2020.


TANJUNGKERTA, SUMEDANGONLINE – Hingga kini, pembelajran tatap muka di sekolah belum berjalan. Sistem daring dan home visit, masih dijalankan untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) dimasa pandemi covid-19 ini.

Seperti dilakukan di sumedangonline.com/tag/smpn-2-tanjungkerta/">SMPN 2 Tanjungkerta. Sesuai arahan Dinas Pendidikan Sumedang, pihaknya menjalankan sebagian dari tujuh metode PJJ yang disediakan. Mulai dari melalui aplikasi WhatsApp, home visit, classroom dan sebagainya.

“Hingga kini masih berjalan sesuai metoda yang dianjurkan Dinas Pendidikan Sumedang. Ini sudah disosialisasikan kepada orangtua siswa dan juga guru,” kata Wakasek Bidang Kurikulum sumedangonline.com/tag/smpn-2-tanjungkerta/">SMPN 2 Tanjungkerta, Isnandar kepada reporter SUMEDANGONLINE, Senin 5 Oktober 2020.

Baca Juga  Putusan Pengadilan, Akhiri Polemik Dua SMK

Namun begitu, ada tugas yang dikerjakan siswa SMPN 2 Tangjungkerja, yang disetor langsung kepada guru. Dimana tugas yang disampaikan guru melalui WhatsApp, voice note maupun classroom, dikerjakan siswa dalam sebuh kertas.

Tugas itu, kata Isnandar, disetorkan kepada guru, sebagai bukti fisik pembelajaran. Kemudian diperiksa  oleh para guru yang memberikan tugas  itu.

“Sistem pengumpulannya, kebetulan ada guru piket dan tiap guru kebagian dua hari (piket). Nanti para siswa menyetor tugas fisik itu ke orangtuanya, dan orangtuanya menyetor tugas itu ke sekolah. Atau bisa dititip ke guru yang dekat dengan lingkungannya,” tuturnya.

Baca Juga  Perkuat Sinergitas, GP Ansor Sumedang Kunjungi DPD Partai Golkar

“Pengumpulannya kita jadwal dua minggu sekali. Waktunya antara jam 13.00 sampai jam 14.30. Jam  pengumpulan itu diambil, karena pukul 08.00 sampai pukul 12.30 merupakan jam belajar siswa (secara daring). Dan pada jam itu, anak tidak boleh berkeliaran tetap harus belajar di rumah,” tukasnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo saat melakukan pengecekan pelaksanaan PPKM Darurat di Pos Penyekatan Cimanggung. Kamis, 8 Juli 2021.

SUMEDANG

Cek Pos Penyekatan, Kapolres Pastikan Tak Ada Orang Luar Masuk Sumedang

Pilihan Redaksi

Penetapan APBD Lambat, Pengamat: Lucu Alasannya

Pilihan Redaksi

Ini Dia Formasi CPNS yang Dibutuhkan di Sumedang, Serta Contoh Surat Lamaran

Pilihan Redaksi

Madara Ganti Bendera Merah Putih di Makam Leluhur Sumedang
Pembagian bantuan langsung tunai di Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Selasa, 14 Juli 2020.

Pilihan Redaksi

Kecewa, Jumlah Kuota BLT Kabupaten Sumedang Berkurang

PENDIDIKAN

Bangunan Tak Layak, SD Pabuaran Ikut UN di SD Nanggerang

Pilihan Redaksi

Usai catat umbul di ORI, Camat Paseh siap ‘ngamén’

Pilihan Redaksi

893 Titik KJA di Jatigede Ditertibkan, Satpol PP Pastikan Tak Ada Pertentangan Antara Perda dan PP