Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 28 Des 2020 21:32 WIB ·

Sektor Jasa Kena Imbas Covid-19, Pendapatan Pajak Daerah Sumedang Turun 30 Persen

Reporter: IWAN RAHMAT | Editor: Fitriyani Gunawan


 Bupati Sumedang menyerahkan SK CPNS Formasi Tahun 2019 dan Penghargaan Pajak Tahun 2020 usai Apel Pagi di Lapang Upacara IPP Setda Kabupaten Sumedang. Senin, 28 Desember 2020. Perbesar

Iwan Rahmat/SO/SUMEDANG ONLINE
Bupati Sumedang menyerahkan SK CPNS Formasi Tahun 2019 dan Penghargaan Pajak Tahun 2020 usai Apel Pagi di Lapang Upacara IPP Setda Kabupaten Sumedang. Senin, 28 Desember 2020.

SUMEDANG – Hampir seluruh sektor pendapatan pajak daerah di Kabupaten Sumedang mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Menurut Kepala Bappenda Kabupaten Sumedang R. Dedi Ruhendi penurunan terjadi hampir mencapai angka 30 persen.

“Penurunannya hampir 30 persen. Pajak daerah saja turun dari Rp237 Miliar ke Rp194 Miliar, begitu juga PAD nya otomatis secara keseluruhan PAD nya juga menjadi turun dari Rp630Miliar ke Rp 560-an Miliar,” ujar R Dedi Ruhendi pada SUMEDANGONLINE usai Apel Pagi sekaligus Penyerahan SK CPNS Formasi Tahun 2019 dan Penghargaan Pajak Tahun 2020 di Lapang Upacara IPP Setda Kabupaten Sumedang. Senin, 28 Desember 2020.

Dari Sebelas sektor pajak daerah yang menjadi andalan pendapatan asli daerah Kabupaten Sumedang. Dikatakan Dedi, terbesar bersumber dari Pajak Penerangan Jalan Umum (PJU), PBB dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan).

Meski demikian sebut dia, untuk Tahun 2021 dia optimistis pendapatan pajak daerah akan kembali menggeliat seiring dengan adanya upaya pencegahan Covid-19 termasuk dengan adanya vaksin. Apalagi penurunan terbesar saat ini terjadi dari sektor jasa, dan Kabupaten Sumedang lebih banyak sumber pendapatan pajak daerahnya dari sektor itu.

“Semua karena Covid-19 terjadi penurunan. Tapi di 2021 kita prediksi ada peningkatan lagi. Karena memang kita kebanyakan potensi pajak kita terbesar dari sektor jasa. Sektor jasanya kan semuanya berhenti karena Covid-19. Seperti pajak restoran, pajak restoran kemarin kita pernah mencapai Rp20 miliar sekarang hanya 12 miliar. Pajak hotel juga, yang tahun kemarin bisa 5-6 miliar sekarang hanya 1,5 miliar, karena tidak ada orang yang menginap,” harapnya penuh optimistis. ***

Artikel ini telah dibaca 56 kali

Baca Lainnya

Jelang Idul Adha, Baznas Sumedang Luncurkan Program Kurban Online

12 Juni 2024 - 20:24 WIB

Baznas Kabupaten Sumedang Kembali meluncurkan program kurban online jelang Idul Adha 1445 H.

Pj Bupati Sumedang Minta DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Juni 2024 - 19:54 WIB

Yudia Ramli selaku Pj Bupati Suedang saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang. Rabu (12/5/2024).

Kadinsos Sumedang Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

11 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2024 dengan tema "Lansia Sehat, Terawat, Mandiri dan Produktif" di Halaman Yayasan Handjuang Mekar Indonesia Dusun Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Selasa, 11 Juni 2024.

Pj Bupati Sumedang Berharap DMI Mampu Tingkatkan Fungsi Masjid

11 Juni 2024 - 17:58 WIB

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli saat membuka Talkshow Peningkatan Sinergitas dan Kolaborasi Kemasjidan di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).

Masjid Besar di Kabupaten Sumedang Bakal Terima Bantuan Mimbar

11 Juni 2024 - 17:53 WIB

Yudia Ramli selaku Pj BupatiSumedang saat membuka acara talkshow yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).

Voucher Belanja Pangan untuk Keluarga Miskin Ektrem Dibagikan Sebelum 1 Juli

10 Juni 2024 - 22:09 WIB

Pemda Kabupaten Sumedang segera meluncurkan voucher untuk masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Sumedang. Rencananya voucher tersebut akan diluncurkan Pj Bupati Sumedang sebelum tanggal 1 Juli kepada 10.082 jiwa (3.083 KK) warga miskin ektrem sebesar Rp. 75.000/jiwa setiap bulannya.
Trending di SUMEDANG