Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Diduga Kram saat Berenang, Dika Tenggelam di Sungai Cimanuk

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Sejumlah warga berada di pinggir Sungai Cimanuk lokasi pencarian seorang korban tenggelam, Rabu 19 Mei 2021 sore.
Sejumlah warga berada di pinggir Sungai Cimanuk lokasi pencarian seorang korban tenggelam, Rabu 19 Mei 2021 sore. | FOTO: ISTIMEWA

SUMEDANGONLINE, UJUNGJAYA – Dika Rangga Gumilar (17), dikabarkan tenggelam di Sungai Cimanuk pada Rabu 19 Mei 2021 sore sekitar pukul 16.30. Diduga, korban mengalami kram saat berenang dari tepi ke tepi Sungai Cimanuk.

Saat itu, korban berenang bersama tiga rekan lainnya usai bermain sepak bola. Naas, korban yang merupakan warga Desa Palabuan Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang, mendadak hilang di tengah sungai.

Menurut keterangan salah seorang Anggota Dishub Sumedang, Aries Sugiana yang juga datang ke lokasi tenggelamnya korban menyebutkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan hingga saat ini. BPBD dan juga Basarnas, dalam perjalanan ke lokasi pencarian korban yang merupakan seorang siswa SMK kelas 3.

“BPBD dan juga Basarnas dalam perjalanan. Sekarang juga sudah ada dari Fokopimcam Ujungjaya dan juga dari Forkopimcam Tomo,” katanya saat dihubungi Redaksi SumedangOnline.

Baca Juga  Diduga Api yang Membakar SMK Multiguna Berasal dari Kantin

Disebutkan Aries, sempat ada warga yang mampu berenang, berusaha melakukan pencarian korban. Hanya saja, belum membuahkan hasil.

“Kata warga yang tadi mencari, arus Sungai Cimanuk ini kalau di atasnya keliatan tidak deras. Tapi di dalam atau di bawahnya, arusnya itu kuat sekali,” sebutnya.

Disebutkan Aries, korban saat itu berenang bersama tiga rekan lainnya, yakni Gusti (16), M Azki Fadilah (15) dan Andi Kurniawan (14) usai main bola. Keempat remaja itu, berenang dari tepi Sungai Cimanuk ke tepi lainnya.

Baca Juga  Dony Jadi Bupati Terpilih, Tunggu Tiga Hari Lagi

Dan dari pengakuan tiga rekan korban yang selamat, saat berenang di tengah sungai, korban terlihat sempat melambaikan tangan dan langsung hilang tenggelam.

“Berenang bulak balik, pinggir ke pinggir. Katanya sudah biasa,” tuturnya. ***

Tinggalkan Balasan