Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Minggu, 18 Juli 2021 - 02:53 WIB

Bus Penumpang Tak Bawa Surat Vaksin dan Hasil Swab Terancam Disanksi

Sesditjen Perhubungan Darat Kemenhub Marta Hadisarwono

ISTIMEWA BERI KETERANGAN: Sesditjen Perhubungan Darat Kemenhub Marta Hadisarwono


SUMEDANGONLINE, JAKARTA – Sedikitnya 36 bus antar kota antar provinsi (AKAP) diamankan Polda Metro Jaya akibat melanggar aturan PPKM Darurat.

Sesditjen Perhubungan Darat pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Marta Hadisarwono menyebutkan pihaknya akan memberi sanksi tegas sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

“Ada pemberian sanksi sesuai dengan Undang-Undang Nomo 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Menteri (PM) Nomor 15 Tahun 2019 dan PM Nomor 117 Tahun 2018 mengenai penyelenggaraan orang dengan angkutan bermotor tidak berada dalam trayek,” ujar Marta Hadisarwono, di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya. Sabtu, 17 Juli 2021.

Baca Juga  Hari Pahlawan, Makin Mempertebal Rasa Cinta Tanah Air

Dia menyontohkan, untuk bus yang membawa penumpang termasuk juga sopir dan awak bus tanpa memiliki surat vaksin dan hasil swab negatif Covid-19 maka akan diberikan sanksi teguran secara tertulis dan pembekuan kartu pengawasan.

Saat ini, sebut dia, pihaknya masih berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna memberikan sanksi yang sesuai. Agar ke depan, para oknum bus merasakan efek jera. Selain itu, Marta juga tidak menutup kemungkinan atas sanksi lebih tegas berupa pencabutan izin usaha dari bus AKAP tersebut.

Baca Juga  Cek Pos Penyekatan, Kapolres Pastikan Tak Ada Orang Luar Masuk Sumedang

“Untuk bus yang membawa penumpang, artinya akan diberi sanksi tertulis dan pembekuan kartu pengawasan. Kemudian yang kedua, teguran tertulis dan pembekuan izin penyelenggaraan. Ketiga barulah diberi sanksi pembekuan izin penyelenggaraan,” terang Marta.

“Tapi, itu akan kita tinjau kembali. Kemungkinan juga akan ada sanksi pencabutan usaha juga,” jelasnya. ***

Sumber Berita: PMJNEWS

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasus Bolos Masih Dominan, 27 PNS Diberhentikan

Pilihan Redaksi

Peringati HUT Bhayangkara, Polres Sumedang Gelar Tabligh Akbar

Pilihan Redaksi

Ajengan Aliyudiin Ingatkan Semua Santri Harus Waspada Jaga Pesantren dan Kiainya

Pilihan Redaksi

Rabat beton di Desa Mulyajaya diduga tak sesuai spek nih sudah rusak lagi

Pilihan Redaksi

Ayoo Semangat, Bupati Sumedang Siapkan Bonus Bagi Peraih Emas

Nasional

OTD Jatigede, Ontrog Istana Negara. Minta Perpres Dicabut
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rakor Penanganan COVID-19 di Pesantren bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/9/20).

DAERAH

Ini Kebijakan Gugus Tugas Jabar di Dua Ponpes Terkonfirmasi Positif Covid-19

Nasional

Menpora Ingin Soegondo Djojopuspito Jadi Pahlawan Nasional