Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 3 Nov 2021 15:34 WIB ·

386 Personel Polres Sumedang Disiagakan Amankan Aksi Unjukrasa Buruh

REPORTER: IWAN RAHMAT | EDITOR: REDAKSI

Aliansi Buruh Sumedang Menggugat menolak UU Nomor 11 Tahun 2020, tentang Cipta Kerja yang dinilainya tidak ada keberpihakkan pada buruh di IPP Kabupaten Sumedang. Rabu, 3 November 2021.

IWAN RAHMAT/SO AKSI UNJUKRASA: Aliansi Buruh Sumedang Menggugat menolak UU Nomor 11 Tahun 2020, tentang Cipta Kerja yang dinilainya tidak ada keberpihakkan pada buruh di IPP Kabupaten Sumedang. Rabu, 3 November 2021.

SUMEDANGONLINE, IPP: Kepolisian Resort Sumedang menurunkan 386 personel aparat keamanan untuk mengamankankan jalannya aksi unjukrasa para buruh di Wilayah Sumedang. Kamis, 3 November 2021.

Aksi unjuk rasa kaum buruh itu dilakukan dengan jalan kaki dari Patung Kuda Kelurahan Pasanggrahan Baru menuju Kantor Dinsosnaker, setelah diterima Kepala Dinsosnaker Sumedang kemudian para buruh meneruskan orasinya ke Gedung IPP Kabupaen Sumedang. Aksi ini merupakan buntut penolakan adanya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan turunannya PP 36 Tahun 2021 yang dinilai para pendemo tidak ada keberpihakan pada buruh.

Kapolres Polres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto selain melakukan pengamanan unjuk rasa mengimbau agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker selama pelaksanaan unjukrasa.

“Tak hanya itu Polres Sumedang juga, untuk mereka yang melaksanakan unjukrasa telah menyediakan air mineral, masker dan memberikan makanan dengan diadakannya gerobag berkah dengan cara memborong makanan dari penjual makanan yang selanjutnya makanannya bisa dinikmati oleh buruh yang melakukan unjukrasa,” ujar Kapolres Sumedang.

Baca Juga  Kapolres Sumedang: Pelaksanaan Pilkades Serentak Berjalan Aman

Sementara itu pada wartawan Guruh Hudhyanto selaku Ketua DPC KSPI menyebutkan mereka melakukan aksi unjukrasa untuk menolak UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Kami sekitar 20 aliansi tergabung dalam Aliansi Buruh Sumedang menggugat, menolak UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Sebagaimana kita ketahui UU tersebut, kami rasa dibentuk tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian yang keduanya, UU Cipta Kerja tidak ada keberpihakan kepada buruh,” ujar Guruh Hudhyanto selaku Ketua DPC KSPI pada wartawan termasuk Reporter SUMEDANGONLINE. Rabu, 3 November 2021.

Baca Juga  Lantik Tujuh Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Sumedang Minta Agar Tak Leha-leha

Menurutnya, UU tersebut telah mendegradasi kepentingan-kepentingan mereka sebagai buruh yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu sebut dia, tuntutan mereka turunan dari UU Cipta Kerja PP 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

“Ini adalah sangat mendesak sekali, PP 36 keluar manakala kita sedang berproses terkait dengan pengupahannya. Nah aturan yang baru bukannya lebih baik, tapi ini kami rasakan semakin jauh daripada membela kepentingan buruh. Sebagai salahsatu contoh untuk menentukan UMK tahun depan itu, gubernur bisa menetapkan bisa tidak. Karena dalam Undang-Undang dalam Peraturan tersebut yang diberlakukan hanya UMP. Sedangkan Upah Minimum Provinsi itu, upah terendah di Kabupaten/Kota di Jawa Barat,” ujarnya. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang di Liga 3 Seri 1 Group A

29 November 2021 - 19:17 WIB

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.

Sambil Menangis Yana ‘Cadas Pangeran’ Sampaikan Permohonan Maaf pada Masyarakat

22 November 2021 - 12:15 WIB

Yana Supriatna, saat menyampaikan permohonan maaf di Mapolres Sumedang. Senin, 22 November 2021.
Trending di SUMEDANG