SUMEDANG

Tol Cisumdawu Mulai dari Molor Waktu Hingga Diduga Penyebab Banjir

Penulis: IWAN RAHMAT | Editor: Redaksi
PPK Fisik Tol Cisundawu Erwin Herlambang
PPK Fisik Tol Cisundawu Erwin Herlambang | FOTO: Iwan Rahmat/SO

SUMEDANGONLINE, Jatinangor: Pembangunan Mega Proyek Tol Cisundawu di Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, jadi sorotan sejumlah pihak karena sampai saat ini tak kelar kelar.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama istri (Athalia) terjun langsung ke lapangan untuk memastikan sejauh mana perkembangan pembangunan Tol Cisundawu. Pemberangkatan diawali dari Kantor Satker Tol Cisundawu wilayah Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, kemudian masuk memantau ke jalur tol dengan menggunakan sepeda motor.

Pada kesempatan tersebut Gubernur memastikan bawa secara keseluruhan pengerjaan Tol Cisumdawu di atas 90 persen. Bahkan, bulan Januari sebagian, akan resmi dibuka untuk umum yakni seksi 1 yakni Cilenyi-Pamulihan.

“Diperkirakan jalan tol ini dapat dioperasikan pada akhir Januari 2022 untuk seksi 1 ruas Cileunyi – Rancakalong,” kata Gubernur, saat meninjau Tol Cisundawu bersama Atalia Praratya Ridwan Kamil.

Sementara itu berkaitan dengan masih adanya longsoran-longsoran kecil yang terjadi. Gubernur memintah harus ada penelitian ulang dan segera untuk ditangani. Termasuk juga permasalahan pembebasan lahan yang harus dilakukan tapi sifatnya perluasan wilayah saja, bukan jalur utama.

“Selain itu masih ada beberapa pembebasan lahan yang harus diselesaikan. Terdapat beberapa titik yang bersifat perluasan, sehingga perlu ada tambahan lahan yang harus dibebaskan. Dari laporan kontraktor, hal ini dapat dituntaskan dan pada Juni 2022 sudah bisa dioperasikan. Kita berharap yang penting keamanan terjamin, dan tahun ini bisa tembus sampai Kertajati,” imbuhnya.

Sementara itu, semenjak adanya pembangunan Jalan Tol Cisundawu sejumlah wilayah di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang sering dilanda banjir. Banyak pihak menduga hal itu imbas dari dampak adanya pembangunan Jalan Tol Cisundawu.

Menanggapi hal ini PPK Fisik Tol Cisundawu Erwin Herlambang, mengatakan pihaknya masih akan melakukan evaluasi secara menyeluruh guna mencari solusi.

“Kami sudah beberapa kali melakukan Rakor, supaya bisa segera diusulkan terkait dampak banjir ini. Untuk penanganannya sendiri sudah Permanen sebagian sedang dilakukan, selain itu gerak cepat di penanganan temporer guna perbaikan tanggul tanggul saluran sungai sudah dilaksanakan,” jelas Erwin.

Namun lanjut dia, untuk penanganan lainya pihaknya harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat. “Untuk kegiatan yang lainya, seperti aktivasi embung serta saluran permanen sedang kita usulkan. Terkait bantuan Bagi warga yang terdampak banjir masih kita usulkan,” imbuh Erwin. ***

Tinggalkan Balasan