Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Bupati Sumedang Resmikan Pondok Pesantren Al-Marifat Darmaraja

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Fitriyani Gunawan
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meresmikan pesantren Al-Marifat di Jalan Raya Darmaraja-Cibugel, Dusun Cipicung, RT 004, RW 003, Desa Darmajaya Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. Ahad, 29 Mei 2022.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meresmikan pesantren Al-Marifat di Jalan Raya Darmaraja-Cibugel, Dusun Cipicung, RT 004, RW 003, Desa Darmajaya Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. Ahad, 29 Mei 2022. | FOTO: Fitriyani via Humas Setda Sumedang

SUMEDANG ONLINE – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meresmikan pesantren Al-Marifat di Jalan Raya Darmaraja-Cibugel, Dusun Cipicung, RT 004, RW 003, Desa Darmajaya Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. Ahad, 29 Mei 2022.

Bupati Sumedang berharap adanya pesantren dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan menjadi tempat pembinaan moral dan belajar agama.

“Kalau ingin anaknya sholeh, salahsatu caranya sekolahkan anak-anaknya ke sekolah yang berbasis agama, caranya sekolahkan anaknya ke pesantren. Salahsatunya, pesantren Al-Marifat Cipicung,” ujar Dony Ahmad Munir dalam sambutannya.

Usai memberikan sambutan Bupati Sumedang didamping seluruh pengurus pondok pesantren Al-Marifat dan Forkompimcam Darmaraja menandatangani prasasti peresmian dan pembukaan Pondok Pesantren Al-Marifat. Selanjutnya Bupati Sumedang melakukan simbolisasi gunting pita.

Baca Juga  RSUD Sumedang Hanya Layani Pasien Covid-19 Katagori Berat

Aceng Solihin selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ma’rifat mengaku pihaknya akan mengajarkan pada generasi penerus dengan ajaran Islam Ahlusunnah Waljamaah Annahdiyah dengan berlandaskan Alquran dan Asunnah, Qiyas dan Ijmaul Ulama.

Baca Juga  Polres Sumedang Gelar HUT ke-72 Bhayangkara di Yonif 301/PKS

“Dan insyaallah bersinergi dengan para wirausahawan yang ada di bawah naungan Pembina Yayasan Al-Ma’rifat. Harapan kami, dua kekuatan ini menjadi satu bersinergi, melahirkan santri santri yang mandiri. Santri-santri yang berkualitas, berwawasan luas, santri yang kreatif, produktif baik dalam kegamaan maupun dalam kewirausahaan,” pungkas dia. ***

Source: SUMEDANG ONLINE

Tinggalkan Balasan