Rapat Persiapan Sepak Bola U-45 Dony Ahmad Munir Cup 2024

Igun Gunawan/SUMEDANG ONLINE

Rapat Persiapan Sepak Bola U-45 Dony Ahmad Munir Cup 2024

Peserta Sepakbola U-45 Dony Cup Wajib Bawa IKD dan Dicek Kesehatan Sebelum Tanding

SUMEDANG – Mulai 13 Juli 2024, sepak bola Dony Ahmad Munir Cup 2024 bakal digelar di Lapang Sepak Bola Sirnaraga di Desa Darmajaya Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Idan Wahyudin selaku Panitia Lokal mengatakan meski kegiatan ini merupakan olah raga hiburan namun perizinan tetap akan ditempuh. Termasuk juga wasit, dan rekomendasi dari Askab PSSI Sumedang.

“Rencana pembukaan pagi hari pada hari Sabtu, 13 Juli 2024. Dan ada pertandingan awal, kemudian dilanjutkan besoknya,” ujar Idan Wahudin saat menggelar Rapat dengan stake holder terkait di Cafe Sibungsu. Kamis, 27 Juni 2024.

Selain itu sebut Adi Taufik selaku Ketua Umum Panitia Sepak Bola U-45 Dony Ahmad Munir Cup, para peserta yang akan bertanding wajib membawa ktp elektronik (Identitas Kependudukan Digital).

Menurut pria yang karib disapa dengan Wa Ncoet itupun menyebutkan alasanya kenapa wajib membawa KTP elektronik. Lantaran pihaknya ingin turut mensukseskan program KTP Digital di Kabupaten Sumedang.

“Sehingga dengan demikian peserta wajib membuat ktp digital, bagi yang belum punya. Hingga acara ini dapat pula mendukung program pemerintah Sumedang dan Nasional,” ujar Wa Ncoet.

Sementara untuk mengatisipasi hal hal yang tidak diinginkan seluruh peserta terutama yang akan main sebelumnya akan di cek kesehatan oleh tim kesehatan yang ditunjuk panitia.

“Seandainya dari tim kesehatan tidak membolehkan untuk main, maka kami akan berkoordinasi dengan officialnya agar pemain tersebut tidak untuk dimainkan dengan menyampaikan alasan alasan dari tim kesehatan,” ungkapnya.

Hal semacam itu perlu diantisipasi apalagi yang akan bertanding mereka yang berusia 45 tahun (kelahiran tahun 1979). Selain itu durasi permainan pun tidak 2×45 menit tetapi 2×15 menit dengan jeda waktu 5 menit.

“Sepakbola ini sifatnya keceriaan karena yang diutamakan hiburan bukan kompetisi prestasi. Karena ini lebih condong ke hiburan sehingga tidak ada uang pendaftaran. Ingin warga dan peserta bergembira,” pungkasnya. ***