Ketua KPU Sumedang: Rumah Ibadah Dilarang Ditempel Stiker Paslon

Komisi Pemilihan Umum KPU Sumedang bekerjasama dengan organisasi kepemudaan (OKP) PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor melaksanakan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2024.
Iwan Rahmat/SUMEDANGONLINE
Komisi Pemilihan Umum KPU Sumedang bekerjasama dengan organisasi kepemudaan (OKP) PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor melaksanakan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2024.

SUMEDANGONLINE, KPU – Ogi Ahmad Fauzi selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang menegaskan jika Rumah Ibadah dilarang untuk ditempel atribut kampanye.

“Kami mengimbau agar rumah ibadah tidak ditempel stiker, kalender maupun bahan kampanye lainnya. Kami sampaikan bahwa itu tidak diperkenankan untuk dipasang bahan kampanye. Kami sampaikan bahwa APK maupun bahan lama tidak bisa ditempel di sarana pendidikan,” ujar Ogi Ahmad Fauzi saat melaksanakan Sosialisasi Pilkada 2024 dihadapan organisasi kepemudaan (OKP) PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor kabupaten Sumedang. Minggu, 13 Oktober 2024,

Lebih lanjut dirinya menyampaikan apresiasi atas antusias peserta yang cukup banyak dan komunikatif sehingga output yang dihasilkan dari sosialisasi ini tidak sekedar menyerap apa yang disampaikan. Melainkan peserta bisa menyampaikan kembali kepada komunitasnya masing-masing.

“Kami berharap target angka partisipasi pemilih 83 persen dapat tercapai dan secara kualitas juga pemilih kita lebih berkualitas. Karena mampu membedakan tempat yang digunakan untuk kampanye, maupun metode yang boleh dan dilarang untuk kampanye. Maka ketika mereka kembali ke sekolah maupun pesantren atau madrasah, mereka justru menjadi subjek dari sosialisasi kepada yang lainnya,” jelas Ogi.

Dia berharap dari adanya sosialisasi yang melibatkan para santri anggota GP Ansor, Banser, juga IPNU-IPPNU target partisipasi pemilih sebesar 83 persen dapat tercapai.

“Para peserta merupakan pelajar yang berasal dari kader muda NU. Mereka rata-rata latar belakangnya dari pesantren bahkan diantaranya yang masih menetap di pesantren. Maka pada kesempatan sore kemarin mungkin sebagian dari peserta konfercab menjadi objek dsro sosialisasi yang kami lakukan,” pungkas dia.

Sebagai informasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 akan dilaksanakan pada Tanggal 27 November 2024. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak