Indeks
Bisnis  

Pasar Hewan Tanjung Sari Mulai Ramai, Penjualan Masih Belum Pulih Sepenuhnya

Suasana pasar hewan Tanjungsari pada Sabtu, 22 Februari 2025 tampak mulai ramai setelah sempat sepi selama wabah Covid-19.
Angga Firmansyah/SUMEDANGONLINE
Suasana pasar hewan Tanjungsari pada Sabtu, 22 Februari 2025 tampak mulai ramai setelah sempat sepi selama wabah Covid-19.

Sumedang, 22 Februari 2025Pasar Hewan Tanjung Sari, Kabupaten Sumedang, hari ini terpantau cukup ramai dengan aktivitas jual beli, terutama perdagangan domba. Pembeli berdatangan dari berbagai daerah, seperti Bandung, Padalarang, dan sekitarnya. Meskipun demikian, jumlah transaksi masih belum sepenuhnya kembali normal.

Menurut Yayan, salah satu pedagang di pasar tersebut, peningkatan jumlah pengunjung sudah terlihat, tetapi belum mencapai titik maksimal. “Hari ini cukup ramai, tapi jumlah pembeli masih belum seperti dulu,” ungkapnya.

Senada dengan Yayan, Kusnadi selaku tim pelaksana Pasar Hewan Tanjung Sari mengungkapkan bahwa meskipun aktivitas pasar meningkat dibandingkan beberapa waktu lalu, dampak pandemi COVID-19 serta kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) masih terasa. “Sejak pandemi dan adanya kasus PMK, penjualan di pasar ini mengalami penurunan. Kini, banyak pedagang yang beralih ke penjualan online, sehingga pembeli bisa langsung bertransaksi dengan penjual tanpa harus datang ke pasar,” jelas Kusnadi.

Di sisi lain, Kepala UPTD Pasar Hewan Tanjung Sari, Rani Haryono, tetap optimis dengan perkembangan pasar. Ia berharap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahunan senilai Rp 15.000.000 dapat tercapai. “Walaupun keadaan pasar masih mengalami penurunan, kami tetap optimis dapat mencapai target PAD tahun ini,” ujarnya.

Dengan kondisi pasar yang terus berkembang, harapan untuk pemulihan dan pencapaian target PAD tetap menjadi fokus utama bagi para pihak terkait. Semua pihak berharap aktivitas pasar dapat kembali normal dan memberikan manfaat bagi para pedagang serta pembeli. ***

Exit mobile version