Tinjau Lokasi Banjir Lumpur di Pasiringkik, Bupati Dony Serahkan Bantuan dan Tegaskan Langkah Penanganan

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meninjau langsung lokasi banjir lumpur yang melanda Dusun Bakom RT 02 dan RT 03 RW 09, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Jumat (4/4/2025). Bencana tersebut terjadi Kamis malam (3/4/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, akibat jebolnya tanggul penahan tanah disposal proyek Jalan Lingkar Utara Jatigede setelah hujan deras mengguyur wilayah itu.
Iwan Rahmat/SUMEDANGONLINE
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meninjau langsung lokasi banjir lumpur yang melanda Dusun Bakom RT 02 dan RT 03 RW 09, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Jumat (4/4/2025). Bencana tersebut terjadi Kamis malam (3/4/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, akibat jebolnya tanggul penahan tanah disposal proyek Jalan Lingkar Utara Jatigede setelah hujan deras mengguyur wilayah itu.

Sumedang, 4 April 2025Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meninjau langsung lokasi banjir lumpur yang melanda Dusun Bakom RT 02 dan RT 03 RW 09, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Jumat (4/4/2025). Bencana tersebut terjadi Kamis malam (3/4/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, akibat jebolnya tanggul penahan tanah disposal proyek Jalan Lingkar Utara Jatigede setelah hujan deras mengguyur wilayah itu.

Sebanyak 22 rumah atau 23 Kepala Keluarga (KK) terdampak oleh banjir yang membawa material tanah dari area disposal ke permukiman warga.

“Kita ingin penanganan ini dilakukan secara cepat dan komprehensif. Yang utama adalah penyelamatan jiwa. Jika terjadi hujan deras, warga diminta segera mengungsi ke lokasi aman. BPBD siap membantu kebutuhan logistik dan lainnya,” tegas Bupati Dony di lokasi kejadian.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, Bupati juga menyerahkan bantuan uang tunai secara langsung kepada warga terdampak. “Ini bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat menghadapi musibah,” ujarnya.

Untuk solusi jangka panjang, Pemkab Sumedang berencana melakukan perbaikan konstruksi jalan sepanjang 2,4 kilometer serta normalisasi drainase sejauh 800 meter. Proses pengadaan sedang berlangsung dan pengerjaan dijadwalkan dimulai setelah Lebaran tahun ini.

“Drainase akan kita perlebar agar mampu menampung volume air yang tinggi saat hujan deras. Lokasi disposal juga akan ditata ulang dan dipindahkan ke tanah kas desa dengan bekerja sama BBWS,” jelas Bupati Dony.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno, menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan darurat berupa selimut, matras, dan kebutuhan mendesak lainnya kepada para korban. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana susulan.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras turun. Cuaca saat ini cukup ekstrem dan dapat memicu bencana susulan. Jangan anggap remeh hujan,” ujar Atang.

Ia menambahkan, kawasan atas lokasi banjir memiliki potensi tinggi terhadap kejadian serupa di masa mendatang. “Keselamatan adalah yang utama. Jika perlu, cari tempat aman sebelum bencana terjadi,” pungkasnya. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak