Inspektorat Sumedang Edukasi Warga Soal Anti-Korupsi dalam Kegiatan TMMD ke-124 di Desa Pamulihan

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Inspektorat Kabupaten Sumedang turut ambil bagian dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan korupsi. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja, Sabtu (17/05).
Pendim/SUMEDANGONLINE
Dalam rangka mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Inspektorat Kabupaten Sumedang turut ambil bagian dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan korupsi. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja, Sabtu (17/05).

Sumedang, 17 Mei 2025 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Inspektorat Kabupaten Sumedang turut ambil bagian dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan korupsi. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja, Sabtu (17/05).

Hadir sebagai narasumber utama, H. Ato Yulianto, PPUPD dari Inspektorat Kabupaten Sumedang, menyampaikan pentingnya membangun budaya anti-korupsi sejak dini, khususnya di lingkungan desa. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada transparansi dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan.

“Korupsi bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi penggunaan dana publik agar tidak disalahgunakan,” ujar H. Ato di hadapan warga.

Kegiatan yang menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Pamulihan. Tak hanya menerima materi edukasi, masyarakat juga diberikan kesempatan berdiskusi langsung, menyampaikan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan desa.

Kehadiran Inspektorat dalam kegiatan TMMD ini menjadi salah satu upaya nyata dalam membangun desa yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan kolaboratif dan edukatif seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan pembangunan semakin meningkat, sehingga praktik-praktik korupsi dapat dicegah sejak dari tingkat paling dasar.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Respon (1)

  1. Alhamdulillah, semoga terealisasikan, masyarakat menggunakan jalan dengan aman dan nyaman, karena mengadakan fasilitas yang baik adalah tanggung jawab pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak