Jakarta, 19 Juni 2025 — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Indonesia (UI) guna memperkuat kebijakan berbasis data dan analisis akademik, khususnya dalam mendukung program rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan hal tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @maruararsirait, siang ini. Ia menyebut bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memastikan keberhasilan target pembangunan rumah subsidi FLPP sebanyak 350.000 unit pada tahun 2025—jumlah tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan program tersebut.
“Target tersebut memerlukan strategi yang matang, kolaboratif, dan adaptif terhadap dinamika di lapangan,” ujar Maruarar.
Melalui kemitraan ini, UI diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang komprehensif serta strategi implementasi yang berbasis riset dan analisis mendalam. Langkah ini dianggap penting untuk menjawab tantangan dan kebutuhan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah di tengah kondisi sosial ekonomi yang terus berkembang.
Selain itu, Maruarar juga menyampaikan apresiasinya kepada Universitas Indonesia atas capaian terbarunya di kancah internasional.
“Saya mengucapkan selamat kepada Universitas Indonesia (UI) yang kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan menempati peringkat global ke-189 dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR),” tulisnya.
Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Kementerian PKP dalam merancang kebijakan perumahan yang lebih inklusif, tepat sasaran, dan berbasis ilmiah, demi mewujudkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia. ***


















