SUMEDANG – Sebanyak 5.408 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi 2025 resmi diserahkan pada Upacara Peringatan Hari KORPRI ke-54 yang berlangsung di Lapangan Upacara IPP Kabupaten Sumedang, Senin (01/11).
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Sumedang bersama Wakil Bupati Sumedang, didampingi para Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sumedang. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan istigosah bersama dan hiburan.
Bupati Dony: Momentum yang Lama Dinantikan
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan SK ini merupakan momen yang sangat penting dan telah lama ditunggu oleh para tenaga honorer di Kabupaten Sumedang.
“Pada kesempatan ini dilaksanakan penyerahan SK PPPK paruh waktu se-Kabupaten Sumedang, terdiri dari 1.491 guru, 656 tenaga kesehatan, dan 3.261 tenaga teknis, sehingga totalnya 5.408 orang. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh PPPK paruh waktu yang hari ini menerima SK,” ujarnya.
Dony menambahkan bahwa proses ini merupakan bagian dari perjalanan panjang para tenaga honorer yang telah memberikan pengabdian terbaiknya selama bertahun-tahun.
“Hari ini adalah momen yang telah lama dinantikan. Komitmen Pemda adalah menata pelayanan publik secara strategis. Kepada para penerima SK, saya ucapkan selamat. Anda semua telah menunjukkan kompetensi dan dedikasi tinggi, dan kini menjadi bagian dari keluarga besar ASN di Kabupaten Sumedang,” katanya.
DPRD: Bentuk Pengakuan Negara terhadap Tenaga Non-ASN
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia, turut memberikan apresiasi atas pengangkatan PPPK paruh waktu tersebut.
“Bertepatan dengan Hari KORPRI, kami dari DPRD Sumedang mengucapkan selamat kepada seluruh anggota KORPRI. Yang paling istimewa, hari ini juga diserahkan SK pengangkatan PPPK paruh waktu sebagai bentuk pengakuan pemerintah kepada 5.408 orang tenaga non-ASN,” ujarnya.
Asep berharap pengakuan ini menjadi penyemangat bagi seluruh penerima SK untuk meningkatkan kinerja.
“Semoga ini menjadi penyemangat untuk bekerja sungguh-sungguh melayani masyarakat. Guru memberikan pendidikan terbaik bagi generasi emas, tenaga kesehatan menjaga kesehatan masyarakat, dan tenaga teknis bekerja optimal di setiap SKPD,” tuturnya.
DPRD Ingatkan: Tidak Ada Lagi Rekrutmen Honorer
Asep Kurnia juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak lagi melakukan rekrutmen tenaga honorer.
“Mulai hari ini tidak boleh ada lagi rekrutmen honorer. Kami sudah meminta Pak Bupati untuk menegaskan kembali hal ini. Jika masih ada perekrutan, ke depan justru akan menyulitkan kita semua,” tegasnya.
Penyerahan 5.408 SK PPPK paruh waktu ini menjadi tonggak penting dalam penataan manajemen kepegawaian di Kabupaten Sumedang serta diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga teknis pemerintahan.***


















