Menu

Mode Gelap

ARSIP · 25 Mei 2010 23:36 WIB ·

Hati – Hati Melintasi Jalur Cicapar

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat gelar konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba  jenis sabu dan ganja di wilayah hokum Polres Sumedang yang dihadiri Kasat Narkoba AKP Bagus Panuntun dan Kasi Humas AKP Dedi Juhana di Mapolres Sumedang. Rabu, 12 Januari 2022.

IWAN RAHMAT/SO GELAR PERKARA: Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat gelar konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah hokum Polres Sumedang yang dihadiri Kasat Narkoba AKP Bagus Panuntun dan Kasi Humas AKP Dedi Juhana di Mapolres Sumedang. Rabu, 12 Januari 2022.

Disambut Baik : Proses Pacthing ini disambut baik oleh warga Wado

SumedangOnline. Hati – hati untuk anda pengendara roda dua atau empat yang melintasi kawasan Cicapar – Situraja apalagi di malam hari, pasalnya kawasan tersebut selain keadaan lingkungannya gelap, dan berkelok – kelok, juga sedang dalam tahap patching jalan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Dengan melakukan proses penggalian bagian kiri bahu jalan dari arah Sumedang yang semula miring, kini digali hampir berkadalaman 3 – 5 cm.

Baca Juga  BUPATI WAKILI PETANI TEMBAKAU TERIMA SERTIFIKASI HAKI

Sampai berita ini disusun tidak ada petugas baik dari Bina Marga maupun Kepolisian yang menjaga kawasan tersebut. Padahal dari Penilikan sumedangOnline, Senin (25/05), kondisi tersebut sangat berbahaya bagi para pengendara terutama roda dua. Apalagi yang baru melintas kawasan tersebut.

Wado

Dikawasan Kecamatan Wado, proses Patching sedang berlangsung di Km 0+975. Iwa (42) salah seorang Mandor kepada sumedangOnline.com menyebutkan ketebalan patching bervariasi mulai 3 – 5 cm tergantung kedalaman logakan.

“Untuk proses patching pihaknya mengerjakannya sampai Hotmix habis, sekira 30 – 40 ton” Tuturnya. Dikerjakan oleh 8 orang pekerja mulai jam 6 pagi sampai Hotmix habis.

Baca Juga  Presiden Hadiri Pemakaman Ainun Habibie

Penduduk Wado Girang menyambut baik proses patching tersebut, menurut Adun (37), proses perbaikan jalan diwilayahnya sepengetahuannya, selama 2 tahun ia tinggal di Wado baru kali ini yang terlihat besar – besar.

“Saya bukan asli Wado, tapi punya usaha di sini. Dan sudah 2 tahun menetap, baru kali ini melihat pengaspalan seperti ini, jika kemarin – kemarin hanya dengan aspal cair”Ujarnya.**(SO1)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Warga OTD Kembali Berujuk Rasa

26 September 2012 - 12:30 WIB

EVA PURNAMA DEWI WAKILI JABAR KE NASIONAL

1 Oktober 2011 - 08:11 WIB

Proyek Waduk Jatigede Diminta Diwaspadai

29 September 2011 - 16:12 WIB

Eba, Dibangun TPT

26 September 2011 - 20:27 WIB

BPN Sumedang Rayakan HUT Agraria ke 51

23 September 2011 - 18:49 WIB

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 - 15:38 WIB

Trending di ARSIP