Home / SUMEDANG

Kamis, 19 April 2012 - 22:00 WIB

Aksi Damai Wartawan Sumedang



Wartawan Sumedang Jalan Kaki dari Alun-Alun Sumedang ke Mapolres Sumedang. Foto:Zenni

KOTA – Sejumlah wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Kabupaten Sumedang, siang tadi mendatangi Mapolres Sumedang. Aksi para pewarta itu dalam rangka menyampaikan penolakan kriminalisasi terhadap hasil karya jurnalis.

Aksi dilakukan buntut dari “penangkapan serta intrograsi” jajaran Satreskrim Mapolres Sumedang pada awak media Sumedang Ekspres, Selasa (17/04) lalu. Saat itu, kru Harian Pagi Sumedang Ekspres -Sumek sapaanya- tidak kecuali Menejer koran dimaksud “digiring” ke Mapolres Sumedang setelah mengikuti karnaval dalam memeriahkan Hari Jadi kabupaten Sumedang. Berdasarkan informasi penangkapan itu berawal ketika mobil hias yang digunakan kru Sumeks, memperlihatkan hasil karya edisi 4 April, salahsatu headline-nya berjudul “Oknum Polisi Ngamuk” dipasang dalam bentuk kliping koran berukuran besar.

Baca Juga  Imbas Pandemi Covid, Pedagang Tahu Sumedang Sepi Pembeli

Krisna Supriatna, koordinator aksi mengatakan, aksi ini adalah aksi damai, intinya dikatakan Kris -sapaannya- sebagai wujud penolakan adanya tindakan kekerasan terhadap profesi Jurnalis. Kejadian kekerasan terhadap wartawan menurut Kris, kerap terjadi. Lanjutnya, sudah waktunya para jurnalis menunjukan ke publik, serta pihak terkait, bahwa segala bentuk intimidasi harus segera dihentikan.

“Kekerasan terhadap wartawan sering kali terjadi, maka sudah waktunya kita menunjukan kepada Publik serta pihak terkait khususnya di Kabupaten Sumedang, bahwa hal itu segera dihentikan. Sekarang mari kita mengajak kepada semua pihak untuk saling menghormati profesi masing-masing, guna meminimalisir adanya tindakan-tindakan yang dapat mempengaruhi jalannya bentuk informasi yang dihasilkan oleh para Jurnalis ini ke depan,” kata wartawan ANTV wilayah Sumedang itu.

Baca Juga  Asda Sebut Azwar Menteri Pertama ke Toga

Sebelum melakukan jalan kaki untuk mendatangi Mapolres Sumedang. Peserta aksi damai itu, sebelumnya berkumpul di alun-alun Sumedang, tepat di tugu sejarah yang merupakan kebanggaan masyarakat serta pemerintah Sumedang. Di sekitar tugu lingga itu,semua wartawan tadi melepaskan ID Card-nya masing masing untuk dikumpulkan di tengah tengah lingkaran dupa yang dibakar sambil berdoa. Hal ini dilakukan tidak lain guna mempererat rasa solidaritas wartawan yang bertugas diwilayah Sumedang tanpa memangdang media harian, mingguaan, ataupun wartawan elektronik. Namun yang ada adalah satu kata,yaitu Wartawan Sumedang.(teguh)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sumedang, Acep Komarudin Hidayat menyebutkan Gerapakan Pemuda (GP) Ansor merupakan salah satu organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama yang mempunyai tugas wajib melaksanakan proses kaderisasi.

Pilihan Redaksi

GP Ansor Sumedang Dorong Pengurus PAC Laksanakan Proses Kaderisasi
Prajurit Raider 301/PKS dibekali Teknik Komunikasi Sosial Melalui Pembekalan Binsiap Apnonkowil Sumedang. Kamis, 03 September 2020.

Pilihan Redaksi

Prajurit Raider 301/PKS Sumedang Dibekali Teknik Komunikasi Sosial

Pilihan Redaksi

Polemik Ubah Nama Alun-Alun Tegalkalong Ini Kata AMS Distrik Sumedang

Pilihan Redaksi

Zaenal-Asep Hadiri Deklarasi dan Pelantikan Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia
Kapolsek Conggeang beserta jajarannya memberi kejutan kepada jajaran Koramil 1007/Conggeang dalam rangka HUT ke-76 TNI, Selasa (5/10/2021).

SUMEDANG

HUT ke-76 TNI, Kapolsek Conggeang dan Jajarannya Beri Kejutan ke Koramil 1007/Conggeang

SUMEDANG

Bantuan 1T dari China Untuk Tol Cisumdawu Segera Cair

Pilihan Redaksi

Ini Tiga Opsi Cara Pembuatan KTP untuk OTD Jatigede
PKK Kecamatan Cimalaka bersama Persit Kartika Chandra Kirana dan Bhayangkari membagikan masker ke tiap Desa. Tak hanya itu mereka juga membagikan masker ke para pengendara serta warga yang sedang berbelanja.

SUMEDANG

PKK Kecamatan Cimalaka Sumedang Bagikan Masker Gratis