KOTA – Dari 260 Kepala Keluarga (KK) miskin Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, baru tercatat 60 KK mendapatkan aliran listrik PLN dari program Listrik Desa (Lisdes) melalui Distamben Sumedang.
“60 KK miskin itu merupakan prioritas yang sangat mendesak,” ujar Kades Mulyasari, Minggu (4/11/2012).
Sebelumnya keluarga miskin (gakin) tersebut, kata Kades, bukan tak menikmati aliran listrik namun mereka masih menyambung dari listrik tetangga yang memiliki Kwh meter. “Sehingga, gakin kami anggap belum menikmati secara keseluruhan sebab dipastikan merasa tak leluasa dalam pemakaiannya,” tambahnya.
Menurut Kades, sisa 200 KK telah diusulkan pihak desa ke kantor Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi Jawa Barat, untuk kembali mendapat bantuan instalasi listrik melalui program Lisdes.
Salahsatu alasan banyak warganya yang tak mendampat sambungan listrik, menurut Kades, selain factor ketidak mampuan juga karena posisi tempat tinggal warganya yang jauh dari tihang listik, sehingga menyulitkan pihak PLN untuk memasang installasi baru.
“Dari keseluruhan usulan pemasangan Lisdes itu, 75 persen pemanfaatnya gakin dan 25 persen akibat terbatas tihang listrik,” terangnya.(RED)

