KOTA – Berkurangnya daya listrik hingga 400 MW untuk area Jawa Barat dan Banten, imbas dari adanya perbaikan menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Kampung Sindang Nangoh, RT 1, RW 8, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung.
Berimbas pada pelayanan energi kelistrikan di Kabupaten Sumedang, pasalnya Sumedang akibat kejadian itu. Menurut Asisten Manager, Setiawan, harus mengurangi beban listrik hingga 200MW.
”Total pengurangan beban itu seluruhnya 400MW, namun kita di area Jabar Banten dibagi dua dengan DKI Jakarta. Jadi, pengurangan beban itu hanya 200MW,” ungkap Setiawan, Minggu (31/3).
Karena pengurangan beban yang terbagi dua itu, pemadaman listrik bergilir pun hanya sebagian diantaranya untuk hari ini, Senin (1/4) pemadaman akan terjadi mulai pukul 09.00-12.00 untuk kawasan industri di wilayah PT Natatex, PT Hasasi. Pukul 12.00-15.00, untuk Industri dan Umum terjadi disekitar PT Yogi S, PT Daya Aditya, PT WISKA, PT BIM, PD Sandang Makmur, PT Brown Prima, PT Cimanggung Subur, ITB Jatinangir, Sepanjang Jalan raya Jatinangor, Sebagian Dangder, Cibeusi, Kiarapayung, Cisaladah, Cileles, Cilayung, Nangerang, dan Banyuresmi.
Pukul 15.00-18.00, tipe pemadaman umum terjadi di Agro Bisnis Nangorak, Pakuwon, Bayangbang Bojong Koneng, Kec Situraja, Dayeuhluhur, Cipameungpeuk, Gunasari, Sukawening dan Sebagian Regol. Sementara utnuk tipe industri, terjadi di PT Five Star, PT Merucata, PT Dewhisrt dan Sunsilon.
”Tapi pemadaman itu tak berlangsung lama. Paling lama 3 jam saja,” pungkasnya. (ign)


Tah…, supados teu pareum wae listrik na…, kedah cios dibangun PLTA Wado (2×20 MW) teh…!
Surahman Al Hajj kamari kasulitan PLN beberapa generator emang teu kuateun. xixixi
hayu ah,,,,,,,, iraha bade di ngawitan nana ngabendung na??????????? @
Siapppp….