Home / KESEHATAN / Pilihan Redaksi

Jumat, 20 Maret 2015 - 21:50 WIB

Waduh, Terungkap 167 Remaja di Sumedang Pernah Melakukan Sex Pranikah



KOTA-Para orangtua di Sumedang harus lebih hati-hati dalam memantau perkembangan anaknya yang sudah memasuki usia remaja, antara 10-18 tahun. Karena sebuah penelitian yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, menghasilkan data yang mencengangkan.

Menurut catatan pada Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) hasil dari konseling terhadap 46.809 terungkap 167 remaja sudah pernah melakukan seks pra nikah.

“Program yang kami laksanakan disebut PKPR ditingkat puskesmas. Laporan yang kami terima, bahwa kita sudah melakukan konseling atau pelayanan terhadap remaja itu sebanyak 46.809 remaja. Ada kasus sex pranikah, sebelum nikah mereka sudah berterus terang sudah melakukan seks, itu ada 167 kasus. Ini memang fenomena gunung es. Jadi, yang kelihatan itu hanya puncaknya saja. Tapi data yang sesungguhnya, bisa jadi justru lebih banyak kasus-kasus seperti ini,” kata Kabid Kesehatan Keluarga pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Uyu Wahyudi, saat siaran Langsung Tatamba (acara konsultasi kesehatan) di 29 UHF SMTV.

Baca Juga  Sumedang Ada Rencana PSBB, RT RW Harusnya Dapat Sosialisasi

Selain itu pula, terungkap adanya 2.128 remaja yang mengalami kehamilan. “Ini sangat mencengangkan kita juga. Ada 2.128 kasus kehamilan pada remaja, artinya pada usia di bawah 18 tahun, remaja ada yang mengalami kehamilan,” ungkapnya.

Penelitian itu juga menemukan, adanya pada usia di bawah 18 tahun, para remaja sudah melakukan persalinan atau melahirkan, sebanyak 830 kasus. “Kasus abortus, ini akibat usia remaja yang belum saatnya hamil kemudian karena terpaksa harus mengalami kehamilan juga datanya ada 70 remaja,” terangnya.

Baca Juga  KPU Jabar mulai masuk tahap krusial

Sementara itu, terdapat 2.274 kasus gangguan gizi pada remaja. Infeksi Menular Seksual (IMS) sebanyak 94 kasus. Sebanyak 2.166 remaja sudah melakukan napza. “Itu kan yang sangat dilarang oleh undang-undang. Bahaya Narkoba memang sulit dibendung, dan pada saat remaja banyak yang terkena dan ketagihan. Termasuk adanya remaja yang terkena HIV/Aids 18 jiwa,” ungkapnya miris.***

 

Rep/Editor: Igun Gunawan

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pagi ini, longsor di Tanjungmedar satu rumah rusak

Pilihan Redaksi

Zaenal-Asep Hadiri Deklarasi dan Pelantikan Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia

PENDIDIKAN

IPNU-IPPNU Sumedang Gelar Kelas Produktif Bagi Kader

Pilihan Redaksi

Koramil Tanjungkerta Tanam Ratusan Pohon di Sampora Tanjungmedar

Pilihan Redaksi

Kebijakan PPKM Darurat, Pengelola Wisata Balong Geulis Umumkan Tutup Sementara

Pilihan Redaksi

[Banjir Lumpur Berulang] Ditanya Soal Izin, Ini Jawaban Camat Sumedang Utara

Pilihan Redaksi

Sebanyak 100 CCTV Bakal Dipasang di Kabupaten Sumedang

Pilihan Redaksi

Bawaslu Sumedang Hadiri Rapat Draft Perbawaslu RI