Menu

Mode Gelap

PENDIDIKAN · 25 Jul 2016 02:38 WIB ·

Kemiri Sunan, dari Lab ITB untuk Kesejahteraan Umum

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

SUMEDANGONLINE: Penelitian kemiri sunan jadi bahan bakar berbasis hayati berdasar harapan dan niat mulia para akademisi ITB untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, karena menurut Prof. Erik Heeres dari Universitas Groningen, hasil riset laboratorium bukan lagi suatu arsip nan ekslusif.
Ia mengungkapkan jika program sosialisasi seperti yang dilakukan Kelompok Keilmuan (KK) Agroteknologi dan Teknologi Bioproduk Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB dan dimotori Himpunan Mahasiswa Rekayasa Hayati (HMRH) ITB di Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, sangat cocok dilakukan di daerah tersebut.

[BACA JUGA: ITB jadikan Kemiri Sunan Bahan Bakar Berbasis Hayati]

Hal itu, lanjut Erik, dapat memberikan manfaat bagi para petani untuk ikut meningkatkan kesejahteraan desanya, sehingga dapat mencegah arus migrasi penduduk dari desa ke kota.
“Sebuah ekpektasi muncul akan program terkait, petani mendapatkan gambaran tentang prospek masa depan, maka peningkatan kesejahteraan desa bukan menjadi hal yang mustahil,” tutur Mr. Erik seperti seperti dikutip SumedangOnline dari situs itb.ac.id.
Lanjut dia, sesuai dengan tujuan sejak awalnya, bahwa kama yang baik antara institusi perguruan tinggi, pemerintah, dan para petani Desa Pajagan juga diharapkan terjalin dengan baik khususnya dalam mengembangkan perkebunan kemiri sunan dan mengolahnya menjadi bioproduk bernilai tinggi yang pada akhirnya dapat menyejahterakan para petani.
Namun sehebat apapun karya ataupun penelitian yang disosialisasikan, eksekusi dari masyarakat akan menjadi suatu yang sangat bermakna. Respon masyarakat dalam menanggapi produk keilmuan akan memberikan dampak yang sedikit banyak dirasakan generasi demi generasi. Dr. Robert Manurung (Ketua KK Agroteknologi dan Teknologi Bioproduk) menekankan betapa pentingnya kemauan petani dalam keberjalanan sistem produksi tersebut untuk belajar dan bekerja demi meningkatkan kesejahteraan pedesaannya. Robert melihat potensi yang sangat besar di Indonesia, terutama sumber daya biomassanya yang melimpah, sehingga perlu dilakukan sesuatu untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat baik untuk membuka wawasan dan peluang usaha masyarakat desa. Semoga pengetahuan melalui sosialisasi yang diberikan menjadi motivasi warga untuk terus berkembang dalam inovasi pengolahan sumberdaya hayati yang dekat dengan kehidupan mereka,” tutup Ayip. (sumber itb.ac.id)

Facebook Comments Box
Baca Juga  [Kegiatan PKM 2018] Pengenalan dan Pendampingan Pemanfaatan Kefir Susu untuk Mencegah Stunting
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Kris Sujatmoko, Dosen Telkom University Menjadi Visionary Educator 2021

8 November 2021 - 12:02 WIB

Kris Sujatmoko, dosen Fakultas Teknik Elektro Telkom University berhasil meraih penghargaan sebagai Visionary Educator 2021. Penghargaan tersebut diberikan oleh UiPath pada 26 Oktober 2021 lalu.

Leader’s Talk 27: Menjadi Pemimpin Inovatif di Era Globalisasi Digital

4 November 2021 - 07:04 WIB

Telkom University kembali menggelar Leader’s Talk ke-27 pada Rabu (3/11) di Auditorium Telkom University (Gd. Damar)

Peneliti Telkom University Salah Satu Ilmuwan Terbaik Dunia

3 November 2021 - 01:36 WIB

Telkom University

Buka Festival Kopi Sumedang, Wabup: Bidik Ekspor ke Mancanegara

26 Oktober 2021 - 17:39 WIB

Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan berharap kopi Sumedang makin terkenal bahkan bisa ekspor ke Manca Negara. Hal itu dikatakan Erwan saat membuka Festival Sumedang ke-3 di Kawasan Induk Pusat Pemerintahan Setda Sumedang. Selasa, 26 Oktober 2021.

Sumedang Gelar Pilkades Ditengah Pandemi Covid-19, Wabup Sumedang: Terapkan Protokol Kesehatan Agar Tidak Terjadi Cluster Baru

25 Oktober 2021 - 14:13 WIB

Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan mengingatkan berbagai pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak 2021, 27 Oktober 2021 saat Apel Kesiapan Pengamanan Tahap Pemungutan Suara pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Sumedang di Alun-Alun Sumedang. Senin, 25 Oktober 2021.

750 Personel Polisi Siap Amankan Pilkades Serentak di Kabupaten Sumedang

25 Oktober 2021 - 14:01 WIB

Dari sebanyak 1.200 personel dari Polres Sumedang, 750 diantaranya bakal dikerahkan untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak (Pilkades serentak) di Kabupaten Sumedang pada 27 Oktober 2021.
Trending di Pilihan Redaksi