Home / Pilihan Redaksi / Politik

Selasa, 7 November 2017 - 00:39 WIB

Pengamat: Panwas harusnya kudu awasi proses rekruitmen PPS



SUMEDANG – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Sumedang dinilai ketinggalan langkah oleh Komisi Pemilihan umum (KPU) secara khusus dalam tahapan rekuitmen anggota hingga tingkat Desa atau Pengawas Pemilu Lapangan P2L.
Tampaknya, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang ada di Kabupaten Sumedang, mandul akibat tak bisa mengawasi proses rekruitmen Panitia Pemilihan kecamatan (PPK) dan Pembentukan PPS. ”Rekruitmen PPS-pun tidak bisa terawasi secara optimal, karena PPL-nya belum terbentuk,” kata pengamat politik yang juga Sekertaris Pagerdjati (Perkumpulan Aktivis Gerakan Djatinangor) Agus Bustanul Aripin kepada media.
Pengawas, kata dia, seharusnya lebih dulu terbentuk ketimbang penyelenggara Pilkada. “Pembentukan pengawas, idealnya sebulan duluan terbentuk sebelum penyelenggara,” ujarnya.
Hal itu merujuk pada PKPU 3 Tahun 2016 tentang Program, Jadwal dan Tahapan Pilkada 2017 disebutkan, pembentukan PPK dan PPS dilaksanakan 21 Juni – 20 Juli. ”Kalau dulu Panwas lebih banyak menerima laporan, kini harus lebih agresif mencari data-data mengenai latarbelakang calon anggota panitia ad hoc. Merekomendasikan, jika tidak memenuhi syarat, agar tidak diangkat sebagai penyelenggara,” sambungnya.
Revisi ke-2 UU Pilkada, pada pasal 30 huruf (a) angka (1) disebutkan, Tugas dan wewenang Panwas Kabupaten/Kota adalah mengawasi tahapan rekrutmen PPK, PPS, dan KPPS.
Tatalaksana, sejauh mana pengawasan dilakukan, apakah hasil ujian tertulis, administrasi atau pada saat tahapan wawancara bagi calon PPK. Bagaimana juga dengan rekrutmen PPS yang berawal atas usulan kepala desa atau lurah. “Jangan sampai overlaping (tumpang tindih), sehingga tujuan kerja pengawsan jadi tak sesuai,” tutupnya. ***

Baca Juga  Mal Pelayanan Public, 64 Pelayanan dalam Satu Pintu
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir meminta pada satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 tingkat desa untuk dapat memantau warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) mandiri di rumahnya masing-masing.

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Minta Satgas Penangan Covid-19 Desa Pantau Kebutuhan Warga Isoman

Pilihan Redaksi

Kehadiran ASN di Harlah PPP Terancam Pidana Pemilu

BISNIS

Pengusaha Sumedang Curhat Soal Pungli
Mapolres Sumedang

Pilihan Redaksi

Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan

JATINANGOR

Gubernur IPDN Silaturahmi dengan Forkowas

Pilihan Redaksi

Damkar Telat, Rumah Eti Ludes Terbakar

KABAR HAJI

Badai Pasir di Arab, Ini Kondisi Jamaah Haji Asal Sumedang

Pilihan Redaksi

Bahaya PKI Jadi Tema Workshop FKUB