Advertorial, PENDIDIKAN, Pilihan Redaksi

Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

[DESK d=SUMEDANG]Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Sumedang membuka Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan tema “Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan dalam Meningkatkan Indeks Kegemaran Membaca Masyarakat”. Dalam kegiatan itu juga diserahkan akrilik dari Perpustakaan Nasional RI ke pemerintah setempat dan sebaliknya. Acara dipusatkan di Aula Tampomas Induk Pemerintahan Pusat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Kamis (13/09/2018).

Kegiatan tersebut menghadirkan nara sumber Kepala Bidang Pengembangan Pustakawan Perpustakaan Nasional RI Opong Sumiati dengan materi kebijakan nasional, tentang pengembangan perpustakaan dan gemar membaca serta program-program yang dilaksanakan. Nara sumber lainnya dari legeslatif anggota DPR RI komisi X, Ratih Sanggarwati, dengan materi peranan legeslatif dalam mendukung regulasi dan penganggaran di bidang perpustakaan. Sementara Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Barat Diwakili Ida Indrawati selaku Kabid Perpustakaan Deposit dan Pengembangan Bahan Perpustakaan membawakan materi implementasi tentang program pengembangan perpustakaan dan gemar membaca serta local content dan narasumber Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang.

Bupati Sumedang Terpilih, Dony Ahmad Munir menyambut baik kegiatan tersebut. Dia menyebutkan kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi atau inspirasi, dengan membaca dapat menumbuhkan pengetahuan serta sebagai acuan untuk masyarakat dalam peningkatan budaya baca.

Baca Juga  Pemilih Milenial di Jabar Sekitar 30 Persen

“Memberikan apresiasi kepada Perpustakaan RI, DPR Komisi X dan Kadis Arsip yang telah menyelenggarakan kegiatan gerakan nasional gemar membaca, sebuah kegiatan yang sangat positif. Yang akan memberikan kemanfaatan kepada kita semua, sehingga kita menjadi bagian yang ikut meningkatkan indeks membaca di Kabupaten Sumedang,” kata Dony Ahmad Munir.

Kepala Pusat Perpustakaan Nasional RI yang disampaikan Opong Sumiati selaku Kabid Pengembangan Pustakawan mengatakan, jika melihat hasil survey berkaitan dengan minat baca masyarakat Indonesia menunjukkan masih kurang menggembirakan.

Baca Juga  Ini Alasan Kenapa Blanko KTP-el Telat, Mendagri Bilang …

“Namun, nanti kita coba cermati kembali. Apakah kondisi minat baca masyarakat tersebut bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan yang menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia, sebenarnya cukup tinggi. Kita dapat saksikan bersama antusiasme anak-anak untuk membaca tinggi dengan bahan bacaan, tinggal bagaimana kita dapat menjaga dan mengembangkan antusiasme tersebut menjadi bagian dari gaya hidup,” ujar Popong. (iwan)

Tinggalkan Balasan