Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:25 WIB

Kemenkominfo dan Diskipas Akan Menggelar Sosialisasi “Stop Radikalisme, NKRI Damai”



[DESK] Direktorat Informasi dan Komunikasi Politik, Huku , dan Keamanan kemenkominfo bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) akan melaksanakan kegiatan Forum Sosialisasi dengan tema “Stop Radikalisme, NKRI Damai” di Kabupaten Sumedang.

Rencananya kegiatan itu, menurut Panitia Lokal Kepala Bidang Komunikasi pada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskipas) Kabupaten Sumedang, Agus Tup Tup akan dilaksanakan pada Sabtu, 27 Oktober 2018, mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai di Gedung PUSDAI Islamic Center Sumedang, Jalan Kutamaya, Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan.

“Kegiatan ini bertujuan, dalam upaya peningkatan pemahaman terhadap arti pentingnya nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan Nasionalisme serta mencegah meluasnya paham radikalisme dan terorisme di kalangan masyarakat bagi utuhnya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, Red.). Insyaallah acara ini akan di buka oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dengan nara sumber yang kompeten dari BNPT, Bupati Sumedang, Kapolres, serta dari Tokoh Agama,” ujar Agus Tup Tup.

Baca Juga  FKDM dan Forkowas, Kupas Soal Terorisme dan Paham Radikalisme

Sebagai informasi dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan menimbulkan situasi teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yang bersifat massal, dengan cara merampas harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap proyek-proyek vital strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional.

Terorisme merupakan tindakan kejahatan yang mempunyai akar dan jaringan kompleks yang tidak hanya bisa didekati dengan pendekatan kelembagaan melalui penegakan hukum semata. Tidak hanya terorisme, tindakan separatis dan radikalisme juga berbahaya bagi keutuhan NKRI.

Inti dari tindakan radikalisme adalah sikap dan tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan.

Kelompok radikal umumnya menginginkan perubahan tersebut dalam tempo singkat dan secara drastis serta bertentangan dengan sistem sosial yang berlaku.

Baca Juga  Forum Kades Jatigede Prihatin Sikap Pemkab Sumedang

Radikalisme sering dikaitkan dengan terorisme karena kelompok radikal dapat melakukan cara apa pun agar keinginannya tercapat, termasuk meneror pihak yang tidak sepaham dengan mereka. Walaupun banyak yang mengaitkan radikalisme dengan agama tertentu, padahal radikalisme adalah masalah politik dan bukan ajaran agama.

Keterlibatan komunitas masyarakat terutama lingkungan lembaga pendidikan, keluarga, dan lingkungan masyarakat serta generasi muda itu sendiri dalam mencegah terorisme menjadi sangat penting. Oleh karena itu dibutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam memerangi terorisme dan radikalisme demi keberlangsungan kehidupan bangsa dan negara tercinta yang damai, adil dan sejahtera.

Penyebaran informasi terkait anti-terorisme dan radikalisme diperlukan masyarakat, agar terhindar dari paham tersebut dan tidak ikut serta dalam pikiran, perkataan dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. Masih banyak masyarakat yang kurang memahami bahaya terorisme dan radikalisme yang dapat merusak NKRI.Untuk itu berharap masyrakat dari berbagai kalangan bisa turut hadir pada acara tersebut.  [fit]

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Ini Alasan Ridwan Kamil Ingin Memajukan Sumedang

KESEHATAN

Wabup Sumedang Tekankan Pentingnya Hidup Sehat

PENDIDIKAN

Hasen: Siswa Madrasah Tak Hanya Jago Dakwah tapi Juga Sains

SUMEDANG

UN Onlen, SMAN 1 Sumedang Ngaku Belum Siap
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 di Aula Setda Pemerintah Kabupaten Subang, Kamis (10/9/20) malam.

Pilihan Redaksi

Wagub Tutup Gelaran MTQ ke-XXXVI Tingkat Jabar Tahun 2020

Pilihan Redaksi

Masuk Zona Orange, Bupati Ajak Warga Sumedang Saling Ingatkan Protokol Kesehatan

DAERAH

Psikologis Anak Genangan Jatigede, Kabid Disdik Jabar: Tunggu Penyerapan Kabupaten
SMAN 1 Sumedang (Smansa) turut mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam penurunan stunting di Kabupaten Sumedang.

SUMEDANG

SMANSA Dukung Program Pemda Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Sumedang