Sumedang

P3D Sumedang, Bidik 10 Ribu Kendaraan Tak Melakukan Daftar Ulang

SUMEDANG.ONLINE, JATINANGOR — Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Sumedang, Ateng Kusnandar Adisaputra, menargetkan dapat menelusuri 10 ribu Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di Kabupaten Sumedang.

Untuk keperluan itu, pihaknya akan menerjukan sebanyak 46 tim penelusur P3D di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Cimalaka, Sumedang Selatan,  Sumedang Utara, Jatinangor dan Kecamatan Tanjungsari. Namun, sebelum kegiatan penelusuran itu para pihak yang akan diterjunkan mendapatkan sosialisasi terlebih dahulu.

“Jadi ada 10.000 kendaraan bermotor yg akan di telusuri oleh 46 orang Petugas Penelusur KTMDU di 5 Kecamatan,” ujar Ateng Kusnandar pada wartawan termasuk reporter Sumedang Online, saat d kegiatan Sosialisasi terhadap Tim Telusur di Kecamatan Jatinangor, Rabu (27/3/2019).

Untuk memudah para petugas penelusur KTMDU melakukan penelusuran dan pelaporan, pihaknya akan menggunakan Aplikasi Sistem Objek dan Subjek Pajak Kendaraan Bermotor (ATOS PAMOR). “Nantinya setiap petugas penelusur KTMDU akan dibekali dengan Surat Tugas, Id Card dan ada potonya. Di samping penelusuran KTMDU oleh petugas penelusur, juga setiap PNS Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Sumedang, diwajibkan juga untuk melakukan penelusuran KTMDU per orang sebanyak 30 KTMDU setiap bulannya,” imbuhnya.

Ateng menambahkan, hingga saat ini jumlah kendaraan yang masuk kategori KTMDU berjumlah 107.277 kendaraan bermotor yang tersebar di seluruh Kecamatan se Kabupaten Sumedang. Adapun kategori alasan KTMDU yaitu kendaraan hilang tidak melaporkan ke Polisi, kendaraan ditarik leasing/penjamin, kendaraan sudah dipindahtangankan, kendaraan mengalami rusak berat, alamat tidak dikenal/tidak sesuai, wajib pajak tidak merasa memiliki kendaraan dan kendaraan hilang.

“Untuk tahun 2019 ini kita targetkan bisa menelusuri 20 ribu kendaraan KTMDU, dan harapannya bisa menurunkan angka KTMDU,” tandasnya. (iwan)

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version