Politik

DPRD Dorong Inspektorat Dalami Kasus PDAM Tirta Medal

📷 Wakil Ketua DPRD Sumedang, Jajang Heryana/SUMEDANGONLINE
Wakil Ketua DPRD Sumedang, Jajang Heryana

SUMEDANG.ONLINE, DPRD (19/2/2020) – DPRD Kabupaten Sumedang mendorong inspektorat untuk mendalami apa yang disampaikan Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, yang mengaku kecewa dengan kinerja PDAM.

Hal itu dikatakan Erwan, saat Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Terhadap Penjelasan Bupati Mengenai 2 (dua) Buah Raperda Kabupaten Sumedang dan Pembentukan Panitia Khusus tentang Perubahan atas Peraturan DPRD Kabupaten Sumedang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib, Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab. Sumedang. Rabu 19 pebruari 2020.

“Wabup tadi di rapat paripurna. Kalaulah memang seperti demikian adanya, kami mendorong Inspektorat untuk mendalami apa yang disampaikan Pak Wabup. Sehingga bisa ketemu terkait berbagai hal terkait dengan beberapa catatan yang disampaikan Pak Wabup. Baik itu dana pensiun karyawan, baik itu kerugian 2014 sampai dengan sekarang maupun hal hal lain terkait pelayanan PDAM kepada masyarakat. Terutama pelayanan sumber air yang sampai hari ini kami melihat sumber air baru sehingga disaat musim hujan airnya banyak tapi kualitasnya jelek. Disaat musim kemarau, airnya kurang karena sumber mata airnya juga berkurang,” ujar Jajang Heryana selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang pada wartawan termasuk reporter SUMEDANG ONLINE, usai rapat paripurna berlangsung.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengaku sangat kecewa dengan kinerja PDAM yang dianggapnya buruk.

“Selama ini saya tidak tahu kalau kinerja PDAM seburuk itu, dua minggu yang lalu saya kan kumpulkan seluruh direksi sampai dengan karyawan di bawah. Sangat buruk, itu untuk karyawan sekarang, apalagi untuk karyawan yang purna yang pensiun, tidak ada perhatian sama sekali,” ujar Erwan pada Reporter SUMEDANGONLINE.

Termasuk kata Erwan, terkait overload karyawan dan kondisi perusahaan yang terus merugi, pihaknya masih menunggu jawaban dari direksi. “Saya minta penjelasan sedetail mungkin dari direktur, dan saya juga minta ke inspektorat untuk segera turun melakukan investigasi. Nanti akan kita combine, laporan dari inspektorat seperti apa, laporan direksinya seperti apa. Kita kroscek, kalau memang terjadi penyimpangan kita buat tim yang lebih ini. Kita persilakan BPKP untuk memeriksa,” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version