Home / Pilihan Redaksi / Politik

Senin, 1 Juni 2020 - 23:35 WIB

IPO Desak KPU RI Terapkan Protokol Next Normal untuk Pilkada 2020

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah

DIREKTUR EKSEKUTIF IPO DEDI KURNIA SYAH DIREKTUR EKSEKUTIF IPO DEDI KURNIA SYAH: Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah


JAKARTA — Indonesia Political Opinion (IPO) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan Perppu Nomor 2 Tahun 2020, tentang pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020. Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menilai penundaan yang sebelumnya terjadwal pada September 2020 sudah cukup ideal dan jangan ada penundaan kembali.

Menurut Dedi, ketidakpastian berakhirnya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) menjadi alasan mengapa KPU harus berupaya keras mencari alternatif pelaksanaan Pilkada, semisal menyiapkan protokol pemilihan sesuai rekomendasi ahli kesehatan dalam kondisi next normal.

“Pandemi yang belum terprediksi masa akhirnya, tidak dapat dijadikan rujukan penundaan kembali, pemerintah telah membuka peluang untuk menjalankan protokol next normal, KPU harus merespon itu dalam pelaksanaan Pilkada 2020” katanya.

Penjelasan Dedi terkait Next Normal, adalah kondisi kehidupan masyarakat yang beralih secara informasional, minim interaksi tatap muka dan ramah teknologi. Sejauh ini, KPU dalam anggapan Dedi gagal menyiapkan kondisi tersebut, itulah sebabnya saat menghadapi kondisi pandemi, KPU seolah tidak memiliki jalan keluar.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Amblas Jalan Tomo, saat ini tengah dilakukan pengerasan jalan

“Pola pikir KPU harus adaptatif, bahkan dalam pelaksanaan tahapan seharusnya dapat dilakukan secara informasional, semisal verifikasi pencalonan perseorangan, pencocokan dan penelitian data, selama mereka memerlukan interaksi langsung, maka pola pikir itu tidak berfungsi untuk kondisi saat ini” terangnya.

Dedi menekankan, desakannya untuk pelaksanaan Pilkada tetap digelar tahun 2020 adalah karena dua hal, pertama; potensi adanya penyimpangan anggaran terpakai tahun 2020 jika Pilkada kembali ditunda hingga tahun depan.

“Kedua adalah soal pergantian kepemimpinan daerah yang terhambat, padahal kata kunci pembangunan ada pada proses regenerasinya, jika masa transisi cukup lama tentu bisa berimbas pada pengambilan keputusan yang seharusnya tetap berjalan” jelas Dedi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraeni, mengatakan jika pemungutan suara dilakukan tahun ini, tahapan pilkada harus dimulai pada awal Juni atau Juli 2020. Dengan demikian, akan beririsan dengan masa penanganan pandemi.

Baca Juga  Wabup Kecewa Terhadap Kinerja PDAM Sumedang

Titi menyampaikan, beberapa prasyarat jika pelaksanaan pilkada tetap berlangsung pada masa pandemi Covid-19. Perlunya dilakukan mitigasi risiko secara komprehensif terhadap setiap tahapan pilkada. Selain itu, perlu pula menyusun protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam penyelenggaraan pilkada, baik pada tahapan pelaksanaan maupun pengawasan. Untuk itu, KPU dan Bawaslu perlu menyusun peraturan terkait dengan kebutuhan tersebut.

“Ini harus diatur detail dalam tata cara yang harus dipatuhi oleh petugas pemilihan di lapangan” ujar Titi.

Di sisi lain, tambah Titi, Menteri Dalam Negeri, perlu mengeluarkan peraturan khusus untuk mencegah politisasi bantuan sosial, di tengah proses pemilihan yang bersinggungan dengan program penanganan Covid-19. Peraturan ini seperti melarang melekatkan citra individu kepala daerah berupa foto, gambar, atau simbol lainnya yang bisa mengarah pada citra individu politik seseorang.***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

OTD Jatigede sambangi DPP PKS dan Gerindra, ini yang mereka sampaikan

Pilihan Redaksi

Siang ini, Kebakaran hebat hanguskan rumah Dadang
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan maut di Jalan Nangorak, Desa Margamekar, Kecamatan Sumedang Selatan sekira pukul 10.30 WIB. Ahad, 12 September 2021.

Pilihan Redaksi

Polres Sumedang Masih Dalami Kecelakaan Maut di Jalan Nangorak
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 di Aula Setda Pemerintah Kabupaten Subang, Kamis (10/9/20) malam.

Pilihan Redaksi

Ini Daftar Pemenang MTQ Jabar dari Berbagai Kategori dan Golongan
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat meninjau peternakan ayam yang memanfaatkan teknologi 4.0 di Desa Cibodas, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu (7/3/2021).

Bandung Raya

Emil Tinjau Apartemen Ayam di Kabupaten Bandung, Disiapkan Untuk Program Petani Milenial
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat konferensi pers hasil pengungkapan kasus narkotika di Mapolres Sumedang, Rabu 16 Juni 2021.

Pilihan Redaksi

Sembilan Pengedar Sabu dan Penyalahgunaan Psikotropika Diringkus Polisi, Diantaranya Calon Kades
Pendaftaran Festival Film Indonesia 2021 Resmi Dibuka!

Pilihan Redaksi

Pendaftaran Festival Film Indonesia 2021 Resmi Dibuka!

Pilihan Redaksi

BREAKING NEWS: Amblas Jalan Tomo, saat ini tengah dilakukan pengerasan jalan