Sumedang

Anak Funk Merengek Nangis ketika Dirazia Satpol PP Sumedang

📷 Istimewa/SUMEDANGONLINE
Anak anak punk ini dirazia saat berada di belakang Gedung El-zatta

SUMEDANG, SO — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang menggelandang beberapa Anak Punk yang dianggap meresahkan di halaman Pusat Pertokoan El-Zatta Jalan Pangeran Geusan Ulun. Jumat malam 10 Juli 2020.

Ketika anak punk sebagian sudah dinaikan ke kendaraan operasional patroli Sat Pol PP Sumedang, nampak sebagian diantaranya menangis dan ngeyel tidak mau dibawa ke kantor Satpol Sumedang, bahkan sampai ingin melawan kepada petugas.

Danru patroli Sat Pol PP Sumedang Dodi mengatakan, Razia ini berawal dari laporan masyarakat.

“Anak Punk ini sudah kami pantau sejak lama dan ada datanya, pihaknya sudah berkali kali merazia dan mereka berjanji tidak akan datang lagi,” ujarnya.

Namun nyatanya mereka datang lagi dengan membawa temanya yang baru ada yang dari Majalengka segala.

“Diketahu Anak Punk ini kami razia berdasarkan laporan dari masyarakat yang diketahui semuanya pada mabuk,” tandasnya.

Bahkan beberapa orang tidak mau kami bawa ke Mako, jadi kami langsung gelandang saja semua nya dengan sebuah perjanjian untuk tidak datang kembali, dan mereka disuruh pulang ke rumahnya masing masing.

“Kami menghimbau bagi semua warga apabila ada anak punk yang meresahkan laporkan saja dan pihak nya siap untuk menggelandang apabila meresahkan,” pungkasnya. ***

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version