Menu

Mode Gelap

PENDIDIKAN · 3 Jul 2020 23:07 WIB ·

Jelang Tahun Ajaran Baru, Kadisdik Sumedang: Ada Tujuh Teknik Pembelajaran di Masa Pandemi Covid

REPORTER: IWAN RAHMAT | EDITOR: FITRIYANI GUNAWAN

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE METODA PEMBELAJARAN: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin

SUMEDANG, SO — Jelang Tahun Ajaran Baru pada 13 Juli 2020. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin menyebutkan belum tentu, siswa dan guru dapat langsung belajar dengan metoda bertatap muka langsung. Karena itu pihaknya masih menunggu keputusan dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumedang.

“Saya sudah sampaikan secara resmi bahwa sesuai kalender pendidikan semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020. Tetapi tanggal 13 Juli yang akan datang itu bukan berarti diperbolehkan anak-anak ke sekolah untuk bertatap muka. Karena terdapat kesepakatan keputusan bersama Empat Menteri, menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri. Bahwa yang diperbolehkan tatap muka adalah hanya kabupaten/kota zona hijau. Selain itu tidak boleh,” tandas Agus Wahidin.

Karena itu sebut dia, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang telah mempersiapkan diri dengan strategi pembelajaran di luar tata muka. “Strategi pembelajaran itu kami berinama strategi Komplementer. Yaitu ada tujuh teknik pembelajaran dalam kesatuan strategi yang kenapa disebut straegi Komplementer karena saling melengkapi antara satu, dua, tiga, empat, lima, enam tujuh. Tergantung situasi dan kondisi sekolah masing masing,” jelasnya.

Baca Juga  SMPN 1 Wado, Ingin Segera di relokasi

Kajian tersebut dikatakan Agus, telah dilakukan pengkajian oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Ketujuh teknik pembelajaran itu yakni, pembelajaran virtual, namun risikonya tidak semua sekolah dapat melaksanakan teknik tersebut, karena sangat bergantung pada signal internet.

Selain itu pembelajaran virtual pun konsekuensinya biayanya mahal, karena satu kali mata pelajaran saja bisa menghabiskan 2GB atau lebih kurang Rp20 ribu.

“Jadi kalau sehari virtual dua mata pelajaran sudah Rp40 ribu, kali seminggu, kali sebulan sudah berapa. Oleh sebab itu virtual ini hanya digunakan untuk hal-hal penting saja, dibatasi maksimal tiga kali dalam satu bulan,” jelas dia.

Teknik kedua, pembelajaran projek. Teknisnya, anak akan diberikan tugas untuk melakukan sesuatu yang bersifat aktifitas langsung. “Misalkan anak PAUD, TK, SD kelas 1, 2, 3 disuruh menanam biji tomat. Biji tomatnya ditanam, disiram, diamati pertumbuhannya, diukur dan seterusnya. Jadi anak akan belajar,” bebernya.

Baca Juga  Harlah SMPN 7 Sumedang

Teknis ke-tiga, pembelajaran dengan modul dan LKS, yang tidak boleh diperjual belikan dan dibuat sesederhana mungkin oleh pihak sekolah.

Teknis ke-empat, home visit. Guru berkunjung ke rumah siswa, ke dusun tertentu dimana anak didiknya berada. Ke-lima, pembelajaran melalui media. Ke-enam, pembelajaran dengan grup Media Sosial. Terakhir, tekni pembelajaran penugasan berkala dan terukur.

“Kenapa harus berkala dan terukur, jangan sampai terulang seperti awal covid dulu. Semua guru ngasih tugas ke siswa, siswa kelabakan. Karena adanya tugas ini, tugas ini, memberatkan. Sekarang harus berkala dan terukur hanya sebagai pengganti ulangan harian. Semua ini implementasinya akan berbeda beda di tiap sekolah, jadi semuanya yang tujuh poin tersebut bisa saling melengkapi dari satu sampai tujuh,” pungkas dia. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Dandim 061/Sumedang Berikan Latihan Dasar Kepemimpinan pada Siswa SMA IT Insan Sejahtera

11 Januari 2022 - 17:16 WIB

Kodim 0610/Sumedang memberikan Latihan Dasar Kepemimpinan kepada Siswa SMA IT Insan Sejahtera di Linkungan Toga Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Selasa (11/01/2022).

Ponpes Miftahul Huda Gelar Silaturahmi Walisantri, Abdul Aziz: Apresiasi Undang-Undang Pesantren

8 Januari 2022 - 18:32 WIB

Alumni Pesantren miftahul huda manon jaya Tasik malaya yang berada dikabupaten Sumedang adakan kegiatan silaturahmi wali santri (Salisan) yang diadakan di pesantren miftahun hasanah, Sabtu 8 Januari 2022.

636 Peserta Ambil Bagian dalam Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Sumedang

16 Desember 2021 - 12:52 WIB

Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Sumedang tahun ini mengambil tema "Beritikad Membangun Generasi Islami, Bertekad Mewujud Sumedang SIMPATI". Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi seperti Aula Kantor Kemenag Kabupaten Sumedang, Aula Pusdai, Gedung Islamic Center, PCNU, SMK Pusdai, SDN Gudang Kopi dan SDN Pasarean.

Kris Sujatmoko, Dosen Telkom University Menjadi Visionary Educator 2021

8 November 2021 - 12:02 WIB

Kris Sujatmoko, dosen Fakultas Teknik Elektro Telkom University berhasil meraih penghargaan sebagai Visionary Educator 2021. Penghargaan tersebut diberikan oleh UiPath pada 26 Oktober 2021 lalu.

Leader’s Talk 27: Menjadi Pemimpin Inovatif di Era Globalisasi Digital

4 November 2021 - 07:04 WIB

Telkom University kembali menggelar Leader’s Talk ke-27 pada Rabu (3/11) di Auditorium Telkom University (Gd. Damar)

Peneliti Telkom University Salah Satu Ilmuwan Terbaik Dunia

3 November 2021 - 01:36 WIB

Telkom University
Trending di PENDIDIKAN