Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Selasa, 15 Desember 2020 - 10:49 WIB

Pemerintah Resmi Melarang Perayaan Tahun Baru 2020

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

ISTIMEWA LARANG PERAYAAN TAHUN BARU: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan


JAKARTA – Pemerintah resmi melarang perayaan tahun baru 2020 di tempat umum yang akan mengundang kerumunan.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, hal ini untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru 2020/2021. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Baca Juga  Kades Malaka tagih janji bupati beri bantuan untuk masjid

Luhut meminta implementasi pengetatan tersebut dapat dimulai pada 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 karena peningkatan kasus secara signifikan yang masih terus terjadi pascalibur dan cuti bersama pada akhir Oktober.

“Jumlah angka positif dan angka kematian terus meningkat pasca libur di delapan dan 20 provinsi, setelah sebelumnya trennya menurun,” ungkap Luhut dalam keterangannya, seperti dilansir laman PMJ NEWS.

Selain perayaan tahun baru, Luhut mengimbau kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang seperti hajatan maupun acara keagamaan dibatasi atau dilarang. Ia mengusulkan agar acara-acara tersebut digelar secara daring.

Baca Juga  Polres Sumedang Polda Jabar Distribusikan 7 Ribu Dosis Vaksin Sinovac Tahap III

Untuk pendisiplinan masyarakat, lanjut Luhut, TNI dan Polri juga diminta untuk memperkuat operasi perubahan perilaku. “Ini akan didahului dengan apel akbar TNI Polri yang dipimpin oleh presiden sebagai bentuk penguatan komitmen,” ujarnya.¬†***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

LIVE DEBAT PUBLIK I PEMILIHAN BUPATI/WK. BUPATI SUMEDANG 2018

PENDIDIKAN

Wujudkan Guru Sebagai Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Cerdas Berkarakter

JATINANGOR

Cegah Senpi Ilegal, Perajin Cipacing Diwadahi Koperasi
Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, terus melakukan pemantauan dan memastikan pemenuhan ketersediaan obat-obatan, termasuk oksigen di posko kesehatan. Salahsatunya, Bupati melakukan monitoring di Puskesmas Paseh. Senin, 12 Juli 2021.

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Terus Pantau Ketersediaan Oksigen di Posko Kesehatan

Pilihan Redaksi

Kemungkinan Besar Pelantikan Bupati Sumedang Tetap 20 September 2018. Ini Alasannya

Pilihan Redaksi

Yayasan Buddha Tzu-Chi Indonesia, sumbang pengungsi Sumedang

OLAHRAGA

Pesan Menpora ke Peserta SSEAYP 2016: Sebarkan Virus Kebaikan

OLAHRAGA

Atlet Paralayang Sumedang Ini Dapat Kadeudeuh Paling Gede