Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 15 Januari 2021 - 17:35 WIB

Menteri PUPR Sempat Singgung Pemicu Bencana Cimanggung Bangunan Liar Tak Memiliki IMB

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono saat melakukan kunjungan ke lokasi bencana di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang

SO/HO-HUMAS SETDA SUMEDANG KUNJUNGI LOKASI BENCANA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono saat melakukan kunjungan ke lokasi bencana di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang


CIMANGGUNGMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono saat melakukan kunjungan ke lokasi bencana di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang sempat menyinggung salahsatu pemicu bencana adanya perumahan yang tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). Bahkan saat itu Basuki menyebutnya sebagai bangunan liar.

“Meminta kepada seluruh masyarakat supaya di dalam membangun bangunan, terutama untuk pemukiman harus betul-betul memperhatikan keamanan. Tadi kita sudah tanya kepada Pak Wakil Bupati di lokasi ini, tidak ada satupun yang punya IMB. Izin mendirikan bangunan. Artinya berarti bangunan liar,” ujar Basuki Hadimuljono.

Baca Juga  PSBB, Sa’dulloh Minta Masyarakat Sumedang Patuhi Arahan Pemerintah

Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan dalam wawancara langsung dengan Metro TV pada program Selamat Pagi Indonesia menandaskan pada masa Pemerintahan Kabupaten Sumedang saat ini tidak pernah dan tidak akan pernah mengijinkan pembangunan perumahan di atas perbukitan hijau.

“Dan kami sudah evaluasi apabila ada yang memberikan izin mendirikan perumahan yang berpotensi bencana akan dicabut perizinannya,” ujar Erwan Setiawan. Jumat, 15 Januari 2021.

Baca Juga  893 Titik KJA di Jatigede Ditertibkan, Satpol PP Pastikan Tak Ada Pertentangan Antara Perda dan PP

Dikatkan dia, untuk tempat-tempat yang rawan terjadi bencana longsor pihak Pemda akan segera mengarelokasi ke tempat yang stretegis.

“Untuk anggaran relokasi sudah dirinci sebesar Rp200 Miliar dan akan segera di buat DEDnya untuk dibangun arelokasi warga ke tempat yang strategis. Sehingga warga yang terkena dampak bencana tidak merasa terbuang,” ungkapnya.

Hingga saat ini sudah 24 Jenazah yang teridentifikasi dan dievakuasi sementara yang masih dalam tahap pencarian sebanyak 16 orang. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

SUMEDANG

Dari Sampah Taruna Karya Babakan Buah Bantu Warga Legok Kidul

Pilihan Redaksi

Peserta Tari Umbul Kolosal Memilih Menginap di Lokasi

Pilihan Redaksi

Wartawan Kecewa, Pelayanan Petugas BPJS Sumedang

Pilihan Redaksi

Polres Sumedang Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Lapas

OLAHRAGA

Perses Sumedang berhasil Bungkam Tuan Rumah PSIT 1-2

Nasional

Innalillahi Ibunda Syaikhu Wafat di Usia 82 Tahun

Pilihan Redaksi

Ini Pesan Gubernur Jabar Pada Bupati Sumedang

OLAHRAGA

Venue Pencak Silat siap dipakai ajang bertarung