Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Rabu, 14 Juli 2021 - 15:22 WIB

Bandel Langgar Aturan PPKM, Lima Pabrik di Sumedang Terancam Denda Rp5 Juta

Polisi saat melakukan patroli di Pabrik wilayah Barat Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021.

ISTIMEWA WHATSAPP IMAGE 2021-07-14 AT 14.53.33: Polisi saat melakukan patroli di Pabrik wilayah Barat Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021.


SUMEDANG – Empat pabrik esensial di Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung mendapatkan sanksi pidana ringan (tipiring) setelah mereka melakukan pelanggaran pada masa PPKM Darurat karena mempekerjakan lebih dari 50 persen karyawannya. Rabu, 14 Juli 2021.

Selain itu sebut Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo, satu pabrik non-esensial di Kecamatan Jatinangor yang seharusnya tutup sementara, malah beroperasi.  Ke-lima pabrik itu yakni KPS (Karya Putra Sangkuriang), Shimada Karya Indonesia dan Nishkawa Karta Indonesia termasuk katagori esensial dan Pabrik di Kecamatan Cimanggung yakni Pabrik Insan Sandang (esensial) dan Pabrik Sarana Inti Presisi (non-Esensial ).

Baca Juga  Jelang Mudik Idul Adha, Pos Penyekatan di Perbatasan Sumedang Diperketat

Dikatakan Kapolres, setelah pihaknya melakukan pengecekan bersama jajaran Dandim dan Kejari Sumedang. Ke-lima pabrik tersebut telah didapati pelanggaran dengan memperkerjakan karyawan masih di atas 50 persen. Serta Pabrik Sarana Inti Presisi (non-Esensial) telah melakukan pelanggaran yang seharusnya ditutup saat ini masih beroperasi.

“Dari ke empat Pabrik yang esensial maupun non-esensial telah dilakukan penindakan berupa tipiring yang ancaman hukumannya selama 3 bulan dan denda minimal lima juta rupian dan maksimal lima puluh juta rupiah,” ujar Kapolres Sumedang dalam keterangannya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, alasan pihaknya melakukan Patroli di wilayah Barat kabupaten Sumedang karena adanya analisa Menko Maritim dan Investasi bahwa di daerah tersebut masih terdapat pabrik-pabrik yang beroperasi secara penuh.

Baca Juga  Kapolres Sumedang Minta Para Pelaku Industri Taat Aturan PPKM Darurat

“Fakta tersebut, hari ini ditemukan dan kita lakukan penindakan kita harapkan kedepannya  hal hal  tersebut tidak d temukan,” tandasnya.

Senada dikatakan Dandim 0610/Sumedang, Zaenal Mustofa, pihaknya sudah melaksanakan pengawasan pengecekan dan patroli terkait dengan pelaksanaan PPKM darurat yang telah dilaksanakankan.

“Masih ada  berapa perusahaan yang tidak mengikuti aturan terus Mendagri. Apabila kita tidak menegakkan ini kasihan masyarakat. Ekonomi penting, tapi nyawa manusia lebih penting dari segalanya,” tegas Dandim. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Saat Rapur PDAM & CSR, Dede Ingatkan Bupati Sumedang Terkait Permasalahan Jatigede
Pemain Argentina merayakan gol Federico Fazio saat melawan Singapura.

Bola

Terlalu tangguh, Argentina lumat Singapura 6-0

SUMEDANG

UN Onlen, Kadisdik Sumedang: Sarana, Prasana Jadi Kendala

Pilihan Redaksi

Diduga Langgar PKPU, Billboard Paslon Ini Diturunkan

Nasional

Jabar Dirikan Posko Gempa Aceh di Pidie Jaya

Pilihan Redaksi

Terbukti Pakai Mahar Politik, Paslon Bisa Didiskualifikasi

Pilihan Redaksi

Pontren Darul Hikmah Sukawangi Raih Emas Perdana Pospenas VIII

KESEHATAN

RSU Sumedang Peringati Hari Ginjal Sedunia