Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Senin, 12 Juli 2021 - 21:42 WIB

Polisi Tangkap Dokter Lois, Dianggap Menyebarkan Berita Bohong yang Menimbulkan Keonaran

Keterangan Pers Mabes Polri terkait dengan penangkapan terhadap  dr Lois Owien karena diduga menyebarkan pernyataan tidak percaya dengan adanya virus Covid-19.

INSTAGRAM/@DIVISIHUMASPOLRI SIARAN PERS: Keterangan Pers Mabes Polri terkait dengan penangkapan terhadap  dr Lois Owien karena diduga menyebarkan pernyataan tidak percaya dengan adanya virus Covid-19.


SUMEDANGONLINE – Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap dr Lois Owien karena diduga menyebarkan pernyataan tidak percaya dengan adanya virus Covid-19.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut, dr Lois ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Minggu, 11 Juli 2021.

“Ditangkap, kemarin oleh Unit Siber Krimsus Polda Metro Jaya sekitar Pukul 16.00 WIB,” ujar Ramadhan saat dikonfirmasi. Senin, 12 Juli 2021.

Kendati demikian, Ramadhan belum mau membeberkan lebih lanjut terkait dengan kronologis serta alasan pasti penangkapan dr Lois.

Baca Juga  DPD HILLSI Jawa Barat Inginkan LPK Tetap Aktif Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebut, kasus yang menyeret dr Lois kini telah dilimpahkan ke Mabes Polri.

“Ke Mabes, ditangani Mabes sekarang,” jelas Yusri.

Sebagai informasi, dr Lois dalam beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan publik karena menimbulkan kontroversi terkait pernyataanya mengenai Covid-19. Mulai dari mengatakan Covid-19 bukanlah virus, pasien Covid-19 meninggal karena interaksi antarobat dan lain sebagainya.

Baca Juga  Dimasa Pandemi BLK Sumedang Lakukan Pelatihan dengan Mobile Training

Akibat cuitannya tersebut, sejumlah kalangan baik dari dokter Tirta hingga PD Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta Majelis Kode Etika Kedokteran (MKEK) beraksi.

Bahkan, Pitra Romadhoni juga telah melaporkan dr Lois terkait pernyataannya tersebut dengan Pasal 14 Dan 15 UU No 1 Tahun 1946 Jo Pasal 45 A ayat 1 UU No. 19 Tahun 2016 tentang kabar tidak pasti yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat. ***

 

Sumber Berita: PMJNEWS

Share :

Baca Juga

Nasional

Ini Nama-Nama Menteri yang Bergeser dan Baru di Kabinet Kerja
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Sumedang, Enih Srimurni,

Pilihan Redaksi

Taat Bayar Pajak Ranmor, Samsat Sumedang Sediakan Umrah dan Tabungan Jutaan Rupiah
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat konferensi pers di Graha BNPB pada Rabu (15/4).

Nasional

#LawanCorona Pemerintah Indonesia Komitmen Bantu UMKM
Layanan Kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang.

Pilihan Redaksi

NIK Tak Valid Saat Sensus Online, Disdukcapil Sumedang: Harus Dikonsolidasi Manual

Pilihan Redaksi

Reses Heri Ukasah, warga curhat infrastruktur

Pilihan Redaksi

Rawan Pungli di Sekolah, Ini yang Dilakukan Saber Pungli Sumedang
Petugas Dishub Sumedang saat memperlihatkan sejumlah barang yang rusak dari lapangan. Jumat, 10 Juli 2020.

Pilihan Redaksi

Dishub Sumedang: Terima 814 Pengaduan Melalui Aplikasi SIPPUJAAN

Pilihan Redaksi

Kapolres Sumedang Berikan Bantuan untuk Warga Terdampak Pergeseran Tanah