SUMEDANG

Pelaku Penganiaya Satpam di Cimanggung Terancam 15 Tahun Bui

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat jumpa wartawan di Mapolres Sumedang. Rabu, 8 September 2021.
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat jumpa wartawan di Mapolres Sumedang. Rabu, 8 September 2021. | FOTO: Fitriyani Gunawan/SO

SUMEDANGONLINE, Sumedang: YS, tersangka kasus tindak pidana penganiayaan pada seorang Satpam, AR, di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, terancam hukuman 15 tahun penjara.

Polisi menjerat pelaku dengan pasal 338 KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun, dan pasal 351 ayat (3) KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Peristiwa ini terjadi hari Selasa 7 September 2021 sekitar pukul 15.30 WIB, di Pos Jaga Gerbang Utama PT. Kaldu Kari Nabati (KARINA) Indonesia Dusun Bojong Bolang, RT 001, RW 001, Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung,” ujar Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat jumpa wartawan di Mapolres Sumedang. Rabu, 8 September 2021.

Baca Juga  Polisi Amankan Pelaku Pebongkar Tiga Mesin ATM di Jatinangor Sumedang

Korban sendiri sebut Kapolres wafat setelah sempat mendapat perawatan dari RS Cikopo, Cicalengka.

Baca Juga  Kapolres Sumedang Tinjau Pelaksanaan Operasi Pasar Minyak Goreng

Dikatakan Kapolres, pelaku nekat melakukan penganiayaan setelah dia merasa kesal karena sebelumnya korban kerap merasa disepelekan. Karena itu pelaku dan berniat untuk melukai AR.

“Pelaku menusuk korban dengan senjata tajam berupa keris ke bagian perut sebelah kiri korban. Atas kejadian tersebut korban menderita luka tusuk di bagian perut sebelah kiri yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Kapolres.

Baca Juga  Kapolres Sumedang Minta Pengunjung Buricak Burinong Tetap Pakai Masker

Polisi yang menerima laporan adanya peristiwa itu bergerak cepat dan menangkap pelaku dengan sejumlah barang bukti seperti pakaian yang dipakai korban, sebuah serangka senjata tajam jenis keris, satu file rekaman CCTV dan barang bukti lainnya.

Polisi juga melakukan tes urine terhadap pelaku, dan hasilnya YS  positif menggunakan obat jenis psikotropika Methamphetamine. ***

Tinggalkan Balasan