Home / PENDIDIKAN

Kamis, 2 September 2021 - 17:22 WIB

Wakil Bupati Sumedang Apresiasi Kesiapan Sekolah Jalankan PTM Terbatas

Wakil Bupati, H Erwan Setiawan memberikan apresiasi terhadap kesiapan pihak sekolah dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas sehingga dapat berjalan dengan baik.

IWAN RAHMAT/SO LAKUKAN MONITORING: Wakil Bupati, H Erwan Setiawan memberikan apresiasi terhadap kesiapan pihak sekolah dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas sehingga dapat berjalan dengan baik.


SUMEDANGONLINE, Sumedang: Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan memberikan apresiasi terhadap kesiapan pihak sekolah dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Atas nama pemerintah daerah saya ucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, bapak dan ibu guru serta semua pihak yang telah mempersiapkan PTM Terbatas dengan baik di sekolahnya masing-masing meski waktunya mepet,” ujar Erwan usai melakukan monitoring kegiatan belajar mengajar di MTs dan MA As-Sa’adah Sukasari, SDN 2 Tanjungsari, SMPN 2 Tanjungsari dan SMPN 1 Tanjungsari. Kamis, 2 September 2021.

Berdasarkan hasil pemantauan Wabup, pelaksanaan PTM Terbatas di empat sekolah tersebut berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

“Berkat kebersamaan kepala sekolah beserta para guru dalam mempersiapkan PTM Terbatas, semua bisa berjalan dengan lancar, termasuk penerapan protokol kesehatannya,” katanya.

Dia pun mencontohkan SOP di SMPN 2 Tanjungsari diantaranya sudah disiapkan ruangan khusus untuk siswa atau guru yang terindikasi terpapar Covid-19.

“Ada empat bed, ditambah dua bed di UKS. Jadi enam. Puskesmas juga siap dihubungi pihak sekolah kalau terjadi apa-apa. Peringatan tentang Prokes juga disampaikan melalui pengeras suara saat mulai belajar, setiap pergantian pelajaran maupun menjelang pulang sekolah,” katanya.

Baca Juga  3-6 Mei, 17.522 Siswa SD di Sumedang Akan Ikut UN

Wabup berharap keadaan seperti itu dipertahankan bahkan ditingkatkan sehingga ke depan semua sekolah bisa secepatnya menggelar PTM tanpa jeda.

“Yang sudah berjalan dengan baik bisa terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Dengan penerapan protokol kesehatan seperti ini, insyaallah dalam waktu dekat semua sekolah bisa mengikuti (PTM) sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sesama sekolah,” tuturnya.

Dia juga meminta pihak sekolah mengevaluasi dan melaporkan apa yang menjadi kendala selama berlangsungnya PTM kepada Satgas Covid-19 setempat.

“Kita anggap saja ini simulasi. Kalau dalam satu bulan ini berjalan dengan baik, kita bisa lanjutkan PTM ke tingkatan yang frekuensinya lebih tinggi,” ujarnya.

Wabup bersyukur karena Pembelajaran Tatap Muka bisa digelar kembali meskipun masih terbatas yang tentunya sangat dinantikan oleh para siswa, orang tua, maupun pihak sekolah.

“Semua sudah rindu sekolah lagi. Sebaik apapun pembelajaran Daring, hasilnya tidak akan seperti tatap muka secara langsung seperti ini. Alhamdulillah sekarang bisa sekolah lagi,” ujarnya.

Baca Juga  Erwan Buka Sepkabola Putri Piala Wakil Bupati Sumedang

Sofwan Gozali selaku Plt. Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjungsari mengatakan, salah satu upaya untuk menghindari kerumunan di sekolahnya ialah dengan mengatur pintu keluar masuk siswa yang dibagi di empat gerbang.

“Selain diperiksa suhu dan mencuci tangan saat masuk dan pulang sekolah, para siswa juga tidak bertumpuk di satu titik keluar masuk, tetapi dipecah di empat gerbang,” katanya.

Dia menambahkan, setiap kelas yang awalnya diisi oleh 32 orang siswa kini dibagi 2 menjadi 16 orang per kelas dan dibagi ke dalam dua shift. Penggunaan kelas pun diatur antara kelas yang digunakan KBM dengan kelaa yang kosong. Jadi tidak ada kelas yang melakukan KBM berdampingan langsung posisinya

“Kegiatan tatap muka hanya berlangsung 2 jam dalam setiap shiftnya. Dari jam 7.30 sampai 9.30 dan dari 10.30 sampai 12.30. Jadi ada jeda 1 jam untuk menghindari anak-anak berkerumun antara yang shift pertama dan kedua,” terangnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

IGI Sumedang Minta Pemerintah Perhatikan juga Tenaga Pendidik Honorer KII di Atas 35 Tahun

PENDIDIKAN

Jadi Pillot Project Kopi, SMK PPN Merasa Bernostalgia

PENDIDIKAN

Honorer K2 diangkat jadi PNS, tak semudah dibayangkan

PENDIDIKAN

Eni Prihatin Bahasa Daerah Akan Dihapus

PENDIDIKAN

Kadisdik Sumedang, Jamin Pendistribusian UN Tak Ada Masalah

PENDIDIKAN

Eka minta guru periksakan kesehatan muridnya, pasca adanya siswa pingsan saat upacara
Wakil Kepala SMK PGRI 2 Sumedang, saat menunjukan mekanisme pendaftaran siswa baru di sekolahnya secara daring melalui aplikasi handphone, Senin, 30 Maret 2020.

PENDIDIKAN

SMK PGRI 2 Sumedang Buka Pendaftaran Siswa Baru Secara Daring

PENDIDIKAN

SMP Yudistira Gelar Ultah, Ini yang Dilakukan