85 Kepala Desa di Sumedang Ikut Pesantren Kilat Gelombang I di Ponpes Internasional Asy-Syifaa

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat memberikan materi pada kegiatan Pesantren Kilat Aparatur Kepala Desa se-Kabupaten Sumedang Gelombang I di Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmudiyyah, Pamulihan. Selasa (22/3/2022).
Istimewa Via Humas Setda Sumedang/SUMEDANGONLINE
Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat memberikan materi pada kegiatan Pesantren Kilat Aparatur Kepala Desa se-Kabupaten Sumedang Gelombang I di Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmudiyyah, Pamulihan. Selasa (22/3/2022).

SUMEDANG ONLINE – Sebanyak 86 kepala desa ikut serta pada kegiatan Pesantren Kilat Aparatur Kepala Desa se-Kabupaten Sumedang Gelombang I di Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmudiyyah, Pamulihan. Selasa (22/3/2022).

“Pendidikan pesantren adalah ikhtiar untuk melakukan pembinaan akhlaq atau spiritual sebagai bentuk konkret revolusi mental yang dicanangkan pemerintah,” ujar Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir dalam keterangannya.

“Para peserta selama pesantren kilat ini bagaimana akhlaqnya, jiwanya dibina agar nanti bekerja bisa menggunakan hati,” ujarnya.

Dikatakan Bupati Sumedang, agama merupakan pondasi dalam bekerja dan menjadi inspirasi serta motivasi sehingga bekerja lebih keras lagi sesuai aturan yang ada, terutama aturan agama dan negara.

“Pendekatan agama mengarahkan seluruh aparat kami bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai aturan serta berpihak penuh kepada rakyat. Insyaallah rakyat akan semakin sejahtera,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut bupati, para peserta kalau sudah mengikuti langsung pesantren kilat, akan merasakan sesuatu yang berbeda menyentuh hati mereka.

“Para kepala desa sangat enjoy mengikuti kegiatan ini. Kita lihat para istrinya pun ikut dibina disini dan dididik dengan kebersamaan. Ini sesuatu kegiatan yang luar biasa menurut saya,” ucapnya.

Dikatakan Bupati Sumedang, animo para kepala desa untuk mengikuti kegiatan tersebut luar biasa tinggi sehingga ada yang minta agar diagendakan tiap tahun.

“Saya mendengar langsung perwakilan dari kepala desa yang berbicara ingin kegiatan ini tiap tahun ada. Kita pertimbangkan itu nanti ke depannya,” ungkap Bupati Sumedang. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak