Perolehan SAKIP Naik 11 Poin, Wabup Sumedang Apresiasi Kinerja Dinas Pendidikan

Bertempat di ruang rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Wakil Bupati Sumedang didampingi Inspektorat Kabupaten Sumedang menghadiri sekaligus membuka acara kegiatan Akselerasi Evaluasi SAKIP Perangkat Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 2022.
Bertempat di ruang rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Wakil Bupati Sumedang didampingi Inspektorat Kabupaten Sumedang menghadiri sekaligus membuka acara kegiatan Akselerasi Evaluasi SAKIP Perangkat Daerah Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 2022.

SUMEDANGONLINE – Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang yang meraih peningkatan 11 poin dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kabupaten Sumedang.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dicapai Dinas Pendidikan (Kabupaten Sumedang) yang sebelumnya di Tahun 2020 hanya mencapai 70,2 sekarang 80,94 atau 81. Ini suatu capaian yang cukup signifikan, naik 11 poin di satu tahun ini,” ujar Erwan Setiawan saat menghadiri sekaligus membuka acara kegiatan Akselerasi Evaluasi SAKIP Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 2022 di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Senin, 3 Oktober 2022.

Baca Juga  ANGGARAN PENDIDIKAN NAIK 20 PERSEN, PERLU PENGAWASAN

Meski demikian sebut Erwan, pihaknya meminta agar Dinas Pendidikan tidak lantas berpuas diri dengan hasil raihan capaian tersebut tetapi harus terus berupaya terus meningkat dengan membuat target-target yang realistis.

“Tapi jangan cepat berpuas diri dulu tapi harus terus bebenah diri. Maka kami dengan inspektorat melakukan evaluasi ini jangan sampai tahun yang akan datang malah menurun. Tingkatkan, buat target yang lebih realistis lagi sehingga bisa terus meningkat,” tandasnya.

Baca Juga  Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Informatika Sumedang Dilakukan Secara Virtual

Karena sebut Erwan meski SAKIP yang diraih Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang hampir mencapai 81, tetapi masih banyak permasalahan yang harus segera diselesaikan. “Jadi saya berharap Disdik ini bisa menjadi pionir untuk dinas dinas yang lain, karena yang dilihat masyarakat itu Dinas Pendidikan dahulu, seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga  Kemenpora Gelar Diklat Pemberdayaan Pemuda

Salahsatu aspek yang harus diawasi sebut Erwan yakni realisasi penggunaan Dana BOS, yang dinilainya belum efektif karena masih banyak permasalahan-permasalah yang dilaporkan belum secara riil. “Itu perlu pengawasan dari Disdik yang lebih detail lagi,” pungkas dia. ***

REPORTER
: IWAN RAHMAT
EDITOR
: Fitriyani Gunawan
CREDIT FOTO
: IWAN RAHMAT/SO
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan