Menkes Adopsi Penanganan Stunting di Sumedang

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, diundang Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, ke Rumah Dinas di Kompleks Widya Chandra Jakarta untuk mengeksplorasi transformasi digital dan penanganan stunting berbasis digital di Kabupaten Sumedang. Sabtu (31/12/2022).

SUMEDANGONLINE – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin akan mengadopsi pola penanganan stunting di Kabupaten Sumedang untuk diterapkan secara nasional.

Hal itu diungkapkan olehnya saat bertemu dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir beserta jajaran di kediaman Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI Pratikno di Jakarta, Sabtu (31/12/2022).

“Saya kagum sekali dengan implementasi digitalisasi Pemerintahan Sumedang, khususnya kami di kesehatan untuk stuntingnya,” kata Menkes.

Ia pun meminta agar apa yang dikembangkan di Sumedang dalam penanganan stunting bisa ditularkan ke daerah lainnya di Indonesia.

Baca Juga  Kejuaraan Sumedang Open II 2021, Indra: Bagian dari Pembinaan Usia Dini

“Jadi saya minta izin ke Pak Bupati (Sumedang), kalau boleh nanti ilmunya ditularkan ke kabupaten-kabupaten lain,” kata Budi.

Sebagai tindak lanjutnya, ia pun berencana akan datang bersama tim ke Kabupaten Sumedang untuk melihat langsung ke lapangan.

“Nanti saya bawa tim rencananya datang ke sana (Sumedang) melihat, belajar. Dan tadi diizinkan sama Pak Bupati bisa disebarkanlah keahliannya ini kabupaten lain supaya stunting-nya terus turun dan Indonesia lebih sehat,” ujarnya.

Mensesneg Pratikno pun menimpali bahwa hal tersebut adalah bentuk upaya mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, yang lebih baik.

Baca Juga  165 Warga Gudang Terima BLT non-DTKS Sumedang

“Ini adalah dari Sumedang untuk Indonesia. Indonesia yang lebik baik,” kata Mensesneg.

Seementara itu, Bupati Dony Ahmad Munir mengatakan, ia diundang untuk memaparkan keberhasilan Sumedang dalam digitalisasi pemerintahan, khususnya penanganan stunting.

“Kami diundang ke rumah Pak Mensesneg untuk menyampaikan ikhtiar kami di Sumedang dalam rangka penanganan stunting, bagaimana Sumedang melakukan upaya menurunkan potensi stunting dengan digitalisasi dan mobilisasi kader Posyandu sehingga alhamdulillah hasilnya kelihatan,” ujarnya.

Ia pun bersyukur bahwa apa yang dilakukan Sumedang akan dijadikan rujukan dalam penanganan stunting di seluruh daerah di Indonesia.

Baca Juga  Jaga Kebersihan, GP Ansor Bersihkan Lapangan Gudang dari Sampah

“Tadi sudah saya paparkan di hadapan Pak Menteri. Mudah-mudahan ditindaklanjuti (segera). Mudah-mudahan dari Sumedang  ini bisa bermanfaat untuk yang lainnya. Sumedang Simpati, Jabar Juara, Indonesia Maju,” kata Bupati Dony.

Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi oleh Sekda Herman Suryatman, Kepala Dinas Kesehatan Dadang Sulaeman, Kepala Bappppeda Tuti Ruswati, dan Kabid Informatika pada Diskominfosanditik Arief Syamsudin.

REPORTER
: Humas Setda Sumedang
EDITOR
: Fitriyani Gunawan
CREDIT FOTO
: Humas Sumedang
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan