Indeks

INDIKATOR: 77,8% Masyarakat Sumedang Inginkan Dony Kembali Jadi Bupati

rilis Survey INDIKATOR
tangkapan layar zoom/SUMEDANGONLINE
rilis Survey INDIKATOR

SUMEDANGONLINE – Mayoritas masyarakat Sumedang berdasarkan rilis Survey INDIKATOR menginginkan Dony Ahmad Munir untuk Kembali menjadi Bupati Sumedang periode 2024-2029. Hal tersebut terungkap pada Rilis Temuan Survey Pertarungan Kandidat Pilkada Kabupaten Sumedang yang digelar Lembaga Survey INDIKATOR melalu zoom meeting yang dihadiri tim pemenangan masing-masing pasangan calon. Jumat, 18 Oktober 2024.

Dalam survey tersebut sebanyak 77,8 % responden menginginkan Dony Ahmad Munir untuk Kembali menjadi Bupati Sumedang Periode 2024-2029, dan hanya sebanyak 11,5% responden yang tak menginginkan Dony untuk jadi Bupati Sumedang Kembali. Sisanya sebanyak 10,8% menjawab tidak tahu.

Sementara untuk kinerja Dony Ahmad Munir selama menjabat sebagai Bupati Sumedang periode 2018-2023, sebanyak 75,9% mengaku cukup puas, 11,8% sangat puas, 11,1% tidak puas, dan tidak menjawab 1,3%.

Survey kondisi ekonomi sendiri sebanyak 49% menyebutkan sedang, menilai baik 33,1 persen, buruk 14,8% dan 1,3% menilai sangat baik sementara sisanya menjawab sangat buruk 0,9% dan tidak menjawab 0,9%.

Menurut Bawono Kumoro selaku Peneliti Utama INDIKATOR, survey dilakukan terhadap pada responden yang sudah memiliki hak pilih. Untuk penarikan samplenya sendiri sebut dia menggunakan metoda multistage random sampling yang dilakukan pada 8-13 September 2024.

“Dalam survey ini jumlah sample sebanyak 400 orang. Dengan asumsi metoda simple random sampling,” ungkapnya.

Toleransi kesalahannya sendiri sebut dia dikisaran 5%, dengan tingkat kepercayaan sebanyak 95%. “Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih,” imbuhnya.

Lanjutnya quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). “Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti,” pungkasnya. ***

Exit mobile version