Sumedang, 13 Januari 2025 – Kabupaten Sumedang kembali menegaskan identitasnya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai kearifan lokal, “Someah Hade Ka Semah” (ramah terhadap tamu), dalam menyambut perhelatan Hari Desa Nasional yang akan digelar pada 14 dan 15 Januari 2025.
Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli, menegaskan bahwa persiapan menyeluruh telah dilakukan untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi ribuan peserta dari seluruh Indonesia. “Mulai dari penyambutan delegasi hingga penyajian potensi unggulan desa-desa di Sumedang, semua dirancang untuk memberikan kesan mendalam tentang keunikan dan keramahan daerah ini,” ujarnya saat melakukan pengecekan kesiapan di Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Senin (13/1).
Sebagai tuan rumah, Sumedang tidak hanya fokus pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam setiap aspek pelaksanaan acara. “Penyambutan ini mencerminkan keramahan dan penghormatan kepada tamu, yang menjadi landasan kuat dalam menyambut ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia,” tambah Yudia.
Hari Desa Nasional diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar-desa sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. “Kami berkomitmen memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan program inovasi desa serta menjadikan Sumedang sebagai model pengembangan desa berkelanjutan di tingkat nasional,” tuturnya.
Pj Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia, OPD, dan masyarakat. “Mari kita terus menjaga kekompakan dan memastikan setiap detail dipersiapkan dengan matang. Keberhasilan acara ini bukan hanya kebanggaan pemerintah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sumedang,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pj Bupati didampingi oleh Dirjen Bina Pemerintahan Desa, La Ode Ahmad P Bolombo, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, Sekda Sumedang Tuti Ruswati, serta perangkat daerah lainnya. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan pentingnya acara ini sebagai ajang strategis untuk mempromosikan potensi desa di tingkat nasional.
Hari Desa Nasional 2025 menjadi wujud nyata komitmen Sumedang dalam melestarikan budaya lokal, sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk memajukan desa-desa di Indonesia. ***










