Asal Usul Nama Gunung Kuda, Saksi Bisu Perjalanan Cirebon dan Rajagaluh

“Kuda-kuda para prajurit diikat di kawasan itu, sehingga disebut Gunung Kuda.” - Nana Rohmana -

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin usaha pertambangan operasi produksi Koperasi Konsumen Pondok Pesantren Al Ishlah terkait longsornya galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Arsip/tribratanews/SUMEDANGONLINE
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin usaha pertambangan operasi produksi Koperasi Konsumen Pondok Pesantren Al Ishlah terkait longsornya galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Gunung Kuda sendiri merupakan bagian dari gugusan Gunung Koromong, bersama Gunung Bendera, Gunung Kerud, dan Gunung Goong. Nama Koromong diambil dari bentuknya yang menyerupai alat musik gamelan, yaitu gong kecil atau “koromong”.

Kini, di tengah eksploitasi tambang yang kian masif, tragedi longsor menjadi peringatan keras tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas manusia dan pelestarian alam. Gunung Kuda tak hanya menyimpan sejarah masa lalu, tetapi juga menjadi warisan budaya dan geologi yang perlu dilestarikan untuk generasi mendatang.***

Halaman: 1 2 Lihat Semua
Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak