Sumedang, 7 Juni 2025 – Upaya memperbaiki kesejahteraan warga terus dilakukan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Melalui akun media sosialnya @donyahmad.munir pada Sabtu (7/6/2025), Dony mengumumkan percepatan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) menggunakan Dana Desa.
“Setiap desa bisa membangun lima rumah per tahun. Di Sumedang, ada 270 desa, jadi setiap tahun bisa memperbaiki 1.350 Rutilahu,” kata Dony.
Untuk mendukung program ini, Pemkab Sumedang tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang akan melegalkan penggunaan APBDes untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Dony menambahkan, pada periode pertamanya sebagai Bupati Sumedang (2018-2023), sudah ada 7.671 rumah yang berhasil diperbaiki menjadi rumah layak huni. “Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Pak Maruarar Sirait juga memberikan apresiasi dan berencana hadir ke Sumedang Juli nanti untuk meluncurkan program rehab Rutilahu,” ujarnya.
Tak hanya itu, Sumedang juga mendapat tambahan kuota rumah subsidi dari pemerintah pusat. “Sumedang sebelumnya mendapat kuota 343 unit rumah bersubsidi. Sekarang ditambah 1.000 unit, jadi totalnya 1.342 unit,” jelas Dony.
Kepastian tambahan kuota rumah subsidi ini disampaikan langsung usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan 10 kepala daerah lainnya di Gedung Pakuan, Rabu (4/6/2025) lalu.
Program Rutilahu Sumedang dan tambahan rumah subsidi ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Sumedang. ***


















