Atlanta – Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyebut atmosfer pertandingan pembuka timnya di ajang Piala Dunia Antarklub terasa “aneh”, setelah The Blues menang 2-0 atas Los Angeles FC di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Senin (17/6). Meskipun stadion tersebut berkapasitas 71.000 penonton, hanya sekitar 22.000 fans yang hadir.
“Suasananya agak aneh, stadion hampir kosong, tidak penuh,” ujar Maresca kepada awak media usai pertandingan.
“Kami adalah profesional, jadi kami harus bisa beradaptasi dengan situasi dan lingkungan… yang terpenting adalah sikap para pemain, dan mereka sekali lagi menunjukkan profesionalisme mereka,” lanjutnya.
Chelsea yang tampil sebagai juara UEFA Conference League, sempat berharap akan mendapat sambutan lebih meriah. Namun Maresca tetap optimistis laga berikutnya melawan Flamengo dari Brasil di Philadelphia akan berlangsung dengan atmosfer yang jauh lebih hidup.
“Kami mempersiapkan laga ini dengan membayangkan suasana yang berbeda. Tapi tidak diragukan lagi pertandingan berikutnya akan seru, karena kami tahu tim-tim Brasil selalu membawa banyak sekali pendukung,” tambah Maresca.
Sebagai perbandingan, laga pembuka turnamen antara Inter Miami (diperkuat Lionel Messi) melawan Al Ahly pada Sabtu lalu dihadiri lebih dari 60.000 penonton, sementara 80.000 fans memadati Rose Bowl di Pasadena untuk menyaksikan duel Paris-Saint Germain kontra Atletico Madrid pada Minggu.
Bahkan, suporter Boca Juniors berhasil menciptakan atmosfer riuh saat tim mereka menghadapi Benfica di Hard Rock Stadium, Miami, di hari yang sama.
Sementara itu, laga Chelsea berlangsung pada pukul 15.00 waktu setempat di hari kerja, yang diyakini menjadi salah satu faktor rendahnya jumlah penonton. Padahal, klub MLS Atlanta United yang bermarkas di stadion yang sama, dikenal sebagai tim dengan dukungan penonton terbanyak di AS, dengan rata-rata kehadiran hampir 45.000 fans per pertandingan.
Pelatih LAFC, Steve Cherundolo, menanggapi kondisi tersebut dengan lebih tenang.
“PSG melawan Atletico di depan kerumunan besar di Rose Bowl… jadi saya tidak tahu apakah memang ada lebih banyak penggemar di Los Angeles yang tertarik dengan turnamen ini dibandingkan di sini, atau mungkin karena kombinasi tim malam ini,” katanya.
Namun, Cherundolo menilai terlalu dini untuk menilai keberhasilan turnamen berdasarkan satu pertandingan saja.
“Soal jumlah penonton, saya rasa berbeda-beda untuk setiap pertandingan, jadi saya rasa belum saatnya membahas ini sekarang,” ujarnya.
“Kita sebaiknya menunggu hingga akhir turnamen untuk memberikan penilaian secara menyeluruh, bukan hanya dari satu pertandingan,” tutupnya. ***
