Madinah, 22 Juni 2025 — Jemaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang tergabung dalam Kloter 17 KJT, memulai pekan ini dengan melaksanakan ziarah ke Raudhah, salah satu tempat paling suci di dalam Masjid Nabawi, Madinah.
Sejak sore hari, para jemaah yang didampingi oleh para pembimbing dan petugas, tampak mengenakan seragam batik haji, lengkap dengan kartu identitas dan kartu Nusuk sebagai penanda kloter. Mereka mengantri dengan tertib untuk memasuki Raudhah, yang terletak di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW, sebuah tempat yang diyakini sebagai taman surga.
Pimpinan KBIHU Al-Multazam Tanjungsari, Sumedang, KH Asep Fuad Adnan, menyampaikan bahwa berada di Raudhah adalah momen penuh kemuliaan dan keberkahan, sehingga para jemaah sangat dianjurkan untuk shalat sunnah, memperbanyak doa, serta membaca shalawat dan salam kepada Rasulullah SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Umar bin Khattab.
“Doa yang utama di Raudhah adalah memohon agar dijadikan ahli surga, diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW, dan diampuni segala dosa. Jangan lupa juga memohon agar diberi kesempatan kembali ke Tanah Suci bersama keluarga,” ujar KH Asep Fuad.
Sementara itu, Ketua Kloter 17 KJT, Agus Sodikin, melaporkan bahwa ziarah kali ini diikuti oleh 197 jemaah laki-laki. Proses ziarah berjalan lancar, tertib, dan khusyuk, dengan pengawalan ketat dari petugas kloter dan pengatur arus jemaah Masjid Nabawi.
Ziarah ke Raudhah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan spiritual jemaah selama berada di Madinah, setelah mereka menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Kota Makkah.
Para jemaah Kloter 17 KJT dijadwalkan berada di Madinah selama delapan hari ke depan. Selain Raudhah, mereka juga akan mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, serta melaksanakan salat dan ibadah lainnya di Masjid Nabawi sebelum kembali ke Tanah Air.
Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kekuatan dalam menjalani sisa perjalanan spiritual ini, serta kembali ke Indonesia dengan membawa predikat haji yang mabrur.***
