Jakarta, 15 Juni 2025 – Pecinta astronomi bersiap-siap untuk menyaksikan fenomena langit yang memukau! Mulai besok, Senin 16 Juni 2025, planet Mars akan berdampingan dengan bintang biru terang Regulus selama tiga malam berturut-turut. Peristiwa ini menawarkan pemandangan langka dengan kontras warna mencolok antara merahnya Mars dan birunya Regulus.
Sejak 12 Juni 2025, langit malam akan menyajikan fenomena menarik: Planet Mars akan tampak semakin mendekati bintang terang Regulus setiap malam saat senja mulai gelap.
Regulus merupakan bintang paling terang di rasi Leo, sering disebut sebagai “jantung sang singa”. Letaknya berada di bagian bawah pola bintang Sabit (Sickle) yang menyerupai tanda tanya terbalik, dan dekat dengan jalur ekliptika—lintasan semu matahari di langit yang merepresentasikan bidang orbit Bumi di angkasa.
Karena semua planet di Tata Surya berada di sekitar jalur ekliptika ini, maka Regulus kerap tampak berada dekat dengan planet-planet, dalam fenomena yang dikenal sebagai konjungsi.
Tentu saja, pertemuan ini hanya ilusi dari sudut pandang kita di Bumi. Mars berada dalam orbit mengelilingi Matahari, sedangkan Regulus adalah bintang yang sangat jauh—berjarak sekitar 79 tahun cahaya.
🔭 Waktu Terbaik Melihat Mars dan Regulus
Menurut astronom Pete Lawrence dari The Sky at Night, waktu terbaik untuk menyaksikan Mars dan Regulus adalah antara 15–18 Juni 2025, sekitar pukul 23:00 BST (22:00 UT) dan menurut sumber yang dapat dipercaya untuk Indonesia mulai pukul 19.00 WIB hingga matahari terbit. Keduanya akan terlihat sekitar 15 derajat di atas cakrawala barat saat langit mulai gelap.
Detail jarak tampak mereka dari malam ke malam:
15 Juni: Terpisah sejauh 1,2°
16 Juni: Jarak menyempit menjadi 52 menit busur
17 Juni: Titik terdekat, hanya 45 menit busur (masih cukup untuk memuat 1,5 diameter Bulan Purnama)
18 Juni: Jarak mulai melebar kembali menjadi 1°
🌙 Penampakan Istimewa pada 29 Juni
Pada malam 29 Juni, Bulan sabit yang baru 22% terang akan ikut menghiasi langit bersama Mars dan Regulus. Saat itu:
Bulan berada di antara keduanya, hanya 2° di sebelah barat Mars
👀 Tips Pengamatan Aman
Coba temukan Mars dan Regulus dengan mata telanjang terlebih dahulu
Gunakan binokular untuk melihat lebih dekat
Tunggu hingga Matahari benar-benar terbenam sebelum menggunakan alat optik untuk menghindari kerusakan mata
📸 Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mengabadikan fenomena langit yang langka, di mana dua cahaya terang—satu dari Tata Surya dan satu dari bintang jauh—terlihat berdampingan dari perspektif kita di Bumi. ***


















