Sumedang, 23 Juni 2025 — Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, secara resmi membuka kegiatan Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin pagi (23/6/2025).
Pembukaan kegiatan diawali dengan olahraga pagi bersama dan apel Manggala, yang diikuti oleh seluruh kepala daerah peserta retret. Acara ini menandai dimulainya serangkaian kegiatan pembinaan dan penguatan peran kepemimpinan daerah yang berlangsung hingga 26 Juni 2025 mendatang.
Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta retret yang mencapai hampir 90 persen dari total undangan. Ia pun menyampaikan belasungkawa dan pengertian atas ketidakhadiran Gubernur Papua Pegunungan yang tengah berduka karena orang tuanya meninggal dunia, serta beberapa kepala daerah lain yang berhalangan hadir karena alasan kesehatan.
“Kami memaklumi ketidakhadiran sejumlah peserta, terutama karena alasan duka dan kesehatan. Namun secara keseluruhan, kehadiran peserta sangat baik dan kami berterima kasih atas komitmen semua pihak,” ujar Tito.
IPDN Dipilih karena Strategis dan Lengkap
Tito menjelaskan bahwa pelaksanaan retret kali ini dilaksanakan di IPDN Jatinangor bukan tanpa alasan. Selain strategis karena jaraknya yang dekat dengan Jakarta, keberadaan kereta cepat Whoosh turut mempermudah akses para narasumber yang berasal dari kalangan menteri dan pejabat tinggi negara.
“Presiden memberikan opsi apakah di Magelang atau di IPDN. Kami pilih di Jatinangor karena pertimbangan efisiensi dan kelengkapan fasilitas. IPDN ini adalah lembaga pendidikan kepamongprajaan terbesar di Indonesia, dengan fasilitas yang lengkap—mulai dari asrama, ruang kelas, ruang makan hingga sistem audio visual,” jelasnya.
Mendagri juga mengapresiasi kerja keras Wakil Menteri Dalam Negeri, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), serta seluruh panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan matang.
“Kami harap rangkaian retret ini berjalan lancar, aman, dan sukses hingga hari terakhir pada tanggal 26 nanti,” pungkas Tito.
Kegiatan Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman kepala dan wakil kepala daerah terhadap tugas pokok kepemimpinan, serta mengakselerasi pelaksanaan program prioritas nasional Asta Cita.***


















