SUMEDANG – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan terhadap madrasah-madrasah di wilayah Sumedang untuk mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Pemerintah Pusat. Hal ini disampaikan Hamzah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/7/2025).
Menurut Hamzah, proses pendataan calon penerima manfaat program MBG dari madrasah sudah dilakukan sejak dua bulan yang lalu melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.
“Masalah MBG itu sekitar dua bulan lalu sudah ada pendataan dari Pemerintah Daerah, dengan mengajukan permohonan dari madrasah-madrasah di Kabupaten Sumedang. Dan kami dari Kemenag sudah menyerahkannya ke pihak pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tinggal menunggu realisasi dari pengajuan tersebut. Sejumlah madrasah sudah mulai merasakan manfaat program, salah satunya MTsN 6 Sumedang, sementara madrasah swasta seperti MA GUPI, MA PERSIS, serta MI lainnya masih dalam proses tindak lanjut.
“Artinya, sekarang kami berada di posisi menunggu. Karena memang pendataan sudah dilakukan dan diserahkan sejak awal,” katanya.
Hamzah juga menaruh harapan besar terhadap dampak positif dari program ini. Ia menilai program MBG sangat penting dalam mendukung kesejahteraan dan kualitas belajar siswa, terutama di kalangan madrasah.
“Program ini sangat baik untuk meningkatkan gizi siswa agar lebih sehat, tidak telat makan, dan bisa belajar dengan lebih fokus tanpa terganggu masalah-masalah kekurangan gizi,” pungkasnya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang diharapkan bisa membantu meringankan beban orang tua siswa serta meningkatkan mutu pendidikan melalui pemenuhan gizi anak-anak usia sekolah. (**)










